<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dongengan Holocaust</title>
	<atom:link href="http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/11/dongengan-holocaust/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/11/dongengan-holocaust/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Sep 2008 06:43:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Yaakov Baruch יעקב ברן</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/11/dongengan-holocaust/#comment-22</link>
		<dc:creator>Yaakov Baruch יעקב ברן</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 16:57:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=23#comment-22</guid>
		<description>Non-Yahudi emang bisa seenaknya berkata bahwa Holocaust itu hanya isapan jempol belaka, tetapi kami sebagai keluarga korban holocaust tidak pernah akan lupa apalagi menyangkal sebuah peristiwa kelam dalam sejarah dimana puluhan keluarga kami yang ada di belanda dibunuh secara sadis oleh nazi, kakek saya beruntung bisa datang ke indonesia sebelum nazi masuk ke belanda, sehingga beliau dapat meninggal dengan tenang dalam usia tua disini, tetapi tidak dengan keluarga besarnya yang ada di belanda, mereka mati ditangan para nazi keparat. dan sekarang kami heran bahwa ada orang bahkan jutaan orang yang menyangkal peristiwa itu. faktanya jutaan orang ini tidak hidup di masa itu, tetapi hanya berspekulasi atas dasar anti-yahudi belaka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Non-Yahudi emang bisa seenaknya berkata bahwa Holocaust itu hanya isapan jempol belaka, tetapi kami sebagai keluarga korban holocaust tidak pernah akan lupa apalagi menyangkal sebuah peristiwa kelam dalam sejarah dimana puluhan keluarga kami yang ada di belanda dibunuh secara sadis oleh nazi, kakek saya beruntung bisa datang ke indonesia sebelum nazi masuk ke belanda, sehingga beliau dapat meninggal dengan tenang dalam usia tua disini, tetapi tidak dengan keluarga besarnya yang ada di belanda, mereka mati ditangan para nazi keparat. dan sekarang kami heran bahwa ada orang bahkan jutaan orang yang menyangkal peristiwa itu. faktanya jutaan orang ini tidak hidup di masa itu, tetapi hanya berspekulasi atas dasar anti-yahudi belaka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
