<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Akhtarsajid's Weblog</title>
	<atom:link href="http://akhtarsajid.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhtarsajid.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 01:03:36 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hakekat Ahmadiyah</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/06/06/hakekat-ahmadiyah/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/06/06/hakekat-ahmadiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 01:04:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>

		<category><![CDATA[ajaran ahmadiyah]]></category>

		<category><![CDATA[hakekat ahmadiyah]]></category>

		<category><![CDATA[india]]></category>

		<category><![CDATA[mirza ghulam ahmad]]></category>

		<category><![CDATA[nabi muhammad]]></category>

		<category><![CDATA[Qadiyan]]></category>

		<category><![CDATA[skb]]></category>

		<category><![CDATA[tadzkirah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Ahmadiyah adalah suatu aliran yang meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad saw, mereka meyakini Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi mereka. Selain itu mereka mempunyai kitab suci yang dikenal dengan nama Tadzkirah sebagaimana umat Islam mempunyai Al-Qur`an. Semoga artikel ini dapat sebagai peringatan akan bahaya aliran sesat ini. Artikel ini dikutip dari Buletin LPPI. 
 






1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span class="smalltype1"><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:9.5pt;" lang="PT-BR">Ahmadiyah adalah suatu aliran yang meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad saw, mereka meyakini Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi mereka. Selain itu mereka mempunyai kitab suci yang dikenal dengan nama Tadzkirah sebagaimana umat Islam mempunyai Al-Qur`an. Semoga artikel ini dapat sebagai peringatan akan bahaya aliran sesat ini. Artikel ini dikutip dari Buletin LPPI. </span></span></span></p>
<div><span class="smalltype1"><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"> </p>
<p></span></span></p>
<div><span class="smalltype1"><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"></p>
<div></div>
<p></span></span></div>
<p><span class="smalltype1"><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:9.5pt;" lang="PT-BR"></p>
<p class="MsoNormal">
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi dan Rasul, kemudian barangsiapa yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India</span></span></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci Tadzkirah</p>
<p>4.Kitab suci”Tadzkirah” tersebut adalah kumpulan wahyu yang diturunkan “tuhan” kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur’an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan, tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an, dan kitab suci Ahmadiyah tersebut ada di kantor LPPI</p>
<p>5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “nabi” Mirza tidak pernah haji ke Makkah</p>
<p>6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajib dipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul yang wajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26 tersebut adalah “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”</p>
<p>7.Dalam ajaran Islam, kitab samawi yang dipercayai ada 4 buah yaitu: Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur’an. Tetapi bagi ajaran Ahmadiyah Qadiyan bahwa kitab suci yang wajib dipercayai harus 5 buah dan kitab suci yang ke-5 adalah kitab suci “Tadzkirah” yang diturunkan kepada “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”</p>
<p>8.Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun sendiri. Nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4. Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha’ 11. Nubuwah 12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat dengan H.S. Dan tahun Ahmadiyah saat ini adalah tahun 1373 H.S (1994 M atau 1414 H). Kewajiban menggunakan tanggal, bulan dan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas perintah khalifah Ahmadiyah yang kedua yaitu Basyiruddin Mahmud Ahmad</p>
<p>9.Berdasarkan firman “tuhan” yang diterima oleh “nabi” dan “rasul” Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yang artinya: “Dialah tuhan yang mengutus rasulnya “Mirza Ghulam Ahmad” dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas segala agama-agama semuanya.(“kitab suci Tadzkirah” hal. 621)</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang ada dalam kitab suci Ahmadiyah di atas BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA TERMASUK AGAMA ISLAM</p>
<p>10.Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri, tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke-4 yang bermarkas di Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmafiyah di seluruh dunia wajib tunduk dan taat tanpa reserve pada perintah dia. Orang di luar Ahmadiyah adalah kafir dan wanita Ahmadiyah haram kawin dengan laki-laki di luar Ahmadiyah. Jika tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami kehancuran</p>
<p>11.Berdasarkan “ayat” kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” bahwa tugas dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul yang dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Al-Qur’an, dibatalkan dan diganti oleh “nabi” orang Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad</p>
<p>11.1. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:<br />
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab suci’Tadzkirah” ini dekat dengan Qadiyan-India. Dan dengan kebenaran Kami menurunkannya dan dengan kebenaran dia turun.” (“kitab suci” Tadzkirah hal.637)<br />
11.2. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:<br />
Artinya: ”Katakanlah-wahai Mirza Ghulam Ahmad-jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku”<br />
(“kitab suci” Tadzkirah hal. 630)<br />
11.3.Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah<br />
Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau-wahai Mirza Ghulam Ahmad-kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (kitab suci “Tadzkirah” hal. 634)<br />
11.4. Firman “tuhan” dalam kitab suci “Tadzkirah”:<br />
Artinya: “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad-sesungguhnya aku ini manusia biasa seperi kamu, hanya diberi wahyu kepadaku”.(“kitab suci Tadzkirah hal. 633)<br />
11.5. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:<br />
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu - wahai Mirza Ghulam Ahmad - kebaikan yang banyak” (“kitab suci” Tadzkirah hal.652)<br />
11.6. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:<br />
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan engkau - wahai Mirza Ghulam Ahmad - imam bagi seluruh manusia” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 630)<br />
11.7. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” “Tadzkirah”:<br />
Artinya: “Oh, pemimpin sempurna, engkau - wahai Mirza Ghulam Ahmad - seorang dari rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha Kuasa, Yang Rahim” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 658-659)<br />
11.8. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:<br />
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam lailatul qadr” (kitab suci Tadzkirah hal. 519)<br />
11.9. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:<br />
Artinya: “Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar tetapi Allah-lah yang melempar. (Tuhan) Yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan Al-Qur’an” (“kitab suci” Tadzkirah hal.620)</p>
<p>Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur’an yang dibajaknya. Ayat-ayat “kitab suci” Ahmadiyah Tadzkirah yang dikutip di atas, adalah penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Umat Islam Al-Qur’an.<br />
Dan Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada umatnya -orang Ahmadiyah-bahwa ayat-ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima dari “tuhannya” di I N D I A.</p>
<p>12. PENODAAN AGAMA DAN HUKUMNYA</p>
<p>12.1 Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yang berbunyi sbb: PASAL 56 a:<br />
Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia.</p>
<p>12.2 Surat edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor D/BA.01/3099/84 tanggal 20 September 1984, a.l.:<br />
2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah-Qadiyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad saw bukan nabi terakhir.</p>
<p>13.1. Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak tanggal 18 Juni 1975.</p>
<div><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">13.2. Brunei Darussalam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Brunei Darussalam.</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">13.3. Rabithah `Alam Islami yang berkedudukan di Makkah telah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan KELUAR DARI ISLAM.</span></span></div>
<p></span></span><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">13.4. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan TIDAK BOLEH pergi haji ke Makkah.</p>
<div><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">13.5. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah golongan MINORITAS NON MUSLIM.</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">14. K E S I M P U L A N</span></span></div>
<p></span></span><span style="font-size:x-small;color:#000000;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10.5pt;color:#000000;font-family:'Trebuchet MS';">a.Ahmadiyah sebagai perkumpulan atau jemaat didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di Qadiyan - I N D I A (sekarang Pakistan) tahun 1889, yang karena perbedaan pandangan tentang penerus kepemimpinan dalam Ahmadiyah dan ketokohan pendirinya berkembang dua aliran, yaitu Anjuman Ahmadiyah (Ahmadiyah Qadiyan) dan Anjuman Ishaat Islam Lahore (Ahmadiyah Lahore).Kedua aliran tersebut mengakui kepemimpinan dan mengikuti ajaran serta paham yang bersumber pada ajaran Mirza Ghulam Ahmad.</p>
<p>b.Jemaat Ahmadiyah masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun 1920-an dengan menamakan diri Anjuman Ahmadiyah Qadiyan Departemen Indonesia dan kemudian dinamakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang dikenal dengan Ahmadiyah Qadiyan, dan Gerakan Ahmadiyah Lahore Indonesia (GIA) yang dikenal dengan Ahmadiyah Lahore.</p>
<p>c.Mirza Ghulam Ahmad mengaku telah menerima wahyu, dan dengan wahyu itu dia diangkat sebagai nabi, rasul, al-Masih Mau`ud dan Imam Mahdi. Ajaran dan faham yang dikembangkan oleh pengikut Jemaat Ahmadiyah Indonesia khususnya terdapat penyimpangan dari ajaran Islam berdasarkan Al-Qur`an dan Al-Hadits yang menjadi keyakinan umat Islam umumnya, antara lain tentang kenabian dan kerasulan Mirza Ghulam Ahmad sesudah Rasulullah saw.(BALITBANG DEPAG RI, Jakarta, 1995 hal. 19, 20,21)</p>
<p>P E N U T U P</p>
<p>Sebagai penutup brosur ini, kami kutip sebuah ayat Al-Qur`an yang mengancam orang yang mengaku menerima wahyu serta menulis kitab dengan tangannya sendiri, kemudian dikatakannya dari Allah swt dengan dusta yang amat keji seperti yang dilakukan oleh nabi Mirza di atas.<br />
Allah swt berfirman:<br />
Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri lalu dikataknnya: Ini dari Allah, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaanlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah 79)</p>
<p>Cat: Apabila PB Ahmadiyah berkeberatan dengan isi brosur ini, alangkah baiknya diselesaikan melalui debat terbuka yang disaksikan oleh umat.</p>
<p>Sumber: Buletin LPPI. Masjid Al-Ihsan Lt.III Proyek Pasar Rumput Jakarta 12970 Telp/Fax. (021)8281606</p>
<p> </p>
<p></span></span> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p></span></span></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=25&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/06/06/hakekat-ahmadiyah/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laissez-Faire Pak SBY, Laissez-Faire</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/05/29/laissez-faire-pak-sby-laissez-faire/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/05/29/laissez-faire-pak-sby-laissez-faire/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 03:37:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[From My Inbox]]></category>

		<category><![CDATA[economic hitman]]></category>

		<category><![CDATA[korporatokrasi]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<category><![CDATA[kolusi]]></category>

		<category><![CDATA[adam smith]]></category>

		<category><![CDATA[BBM]]></category>

		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<category><![CDATA[Kwik Kian Gie]]></category>

		<category><![CDATA[Laissez-Faire]]></category>

		<category><![CDATA[BLT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Amran Nasution
Harga bahan bakar minyak (BBM) naik akhir Mei 2008. Itu sudah keputusan Pemerintah SBY–YK. Mahasiswa bisa saja menolak dan melakukan demonstrasi merata hampir di seluruh Indonesia, dari Padang sampai Kendari, dari Jakarta sampai Ternate. Tapi harga bensin tetap harus naik.

Para ekonom atau pengamat bisa saja protes. Kwik Kian Gie siap dengan hitung-hitungan bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Verdana;"><span style="color:#000000;">Oleh: Amran Nasution</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;">Harga bahan bakar minyak (BBM) naik akhir Mei 2008. Itu sudah keputusan Pemerintah SBY–YK. Mahasiswa bisa saja menolak dan melakukan demonstrasi merata hampir di seluruh <span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, dari </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Padang</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> sampai Kendari, dari </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Jakarta</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> sampai </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Ternate</span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. Tapi harga bensin tetap harus naik.<br />
</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="color:#000000;">Para</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> ekonom atau pengamat bisa saja protes. Kwik Kian Gie siap dengan hitung-hitungan bahwa tak betul rakyat disubsidi lewat harga BBM. Pemerintah ternyata sudah memperoleh keuntungan berlipat-lipat selama ini, dengan menjual bensin Rp 4500/liter. ‘’Mau debat dengan siapa saja, di mana saja, dari dulu saya siap. Tapi mereka diam saja,’’ kata mantan Kepala Bappenas itu.</p>
<p>Ekonom dan anggota DPR Drajat Wibowo </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">bisa saja bersikukuh tak ada mashalat dengan APBN sekali pun harga BBM tak naik. Ia ajari cara menyusun APBN, antara lain, dengan menunda pembayaran cicilan utang.</p>
<p>Dengan itu Drajat ingin menunjukkan adalah bohong pernyataan yang menyebutkan APBN akan jebol kalau harga minyak tak dinaikkan. Ia prihatin, begitu harga BBM naik harga semua kebutuhan pokok turut naik pula. Maka rakyat yang selama ini daya belinya </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">sudah merosot, menjadi korban. Pengalaman kenaikan harga BBM tahun 2005, menunjukkan begitu.</p>
<p>Bantuan Langsung Tunai (</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">BLT</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">) yang diberikan pemerintah tak ada artinya, rakyat tetap saja bertambah miskin. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">BLT</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> tampaknya memang sekadar proyek politik pencitraan – bahwa Presiden kita pemurah – guna menghadapi pemilihan umum.</p>
<p>Padahal rakyat sudah amat menderita. Percuma saja Biro Pusat Statistik (BPS) memilih-milih dan memilah-milah data untuk mendukung citra pemerintah. Semua orang tahu di mana-mana sekarang rakyat makan nasi aking. Berita radio, koran dan TV menunjukkan berapa banyak anak-anak kurang gizi dan kelaparan. Di Makasar, seorang ibu hamil meninggal dunia karena berhari-hari tak tersentuh makanan. Mereka tak mungkin diselamatkan hanya dengan data BPS.</p>
<p>Lagi pula, apa pun data BPS, faktanya </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> masuk indeks 60 negara gagal 2007 (failed state index 2007) yang disusun Majalah Foreign Policy bekerja sama dengan lembaga think-tank, The Fund for Peace. Majalah itu amat berwibawa, milik The Carnegie Endowment, think-tank dengan jaringan internasional paling luas di Amerika Serikat. Salah satu pendiri majalah itu adalah Profesor Samuel Huntington, ahli ilmu politik senior dari </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Harvard</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">University</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">.</p>
<p>Yang hendak dikatakan, Foreign Policy bukan majalah yang diterbitkan dari pinggir got. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> memang betul-betul negara gagal, satu kelompok dengan </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Sudan</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Somalia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Iraq</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Afghanistan</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Zimbabwe</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Ethiopia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, atau </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Haiti</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. Shalat satu ukurannya: pemerintah pusat sangat lemah dan tak efektif, pelayanan umum jelek, korupsi dan kriminalitas menyebar, dan ekonomi merosot. Nah, kalau mau jujur, memang begitulah persis potret negeri kita sekarang.</p>
<p>Data indeks pembangunan manusia (human development index) dari badan PBB, UNDP, memberikan indikator serupa. Indonesia menduduki peringkat 107 dari 177 negara, jauh di bawah Singapore, Arab Saudi, Malaysia, atau Thailand. Malah kita di bawah </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Filipina</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Vietnam</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, Palestina, atau Srilangka. Padahal Srilangka itu negeri rusuh karena pemberontakan Macan Tamil dan Palestina lebih rusuh lagi akibat penjajahan </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Israel</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">.</p>
<p>Begitu pun kenyataannya tetap saja harga minyak harus naik. Apakah rakyat tambah menderita seperti dikhawatirkan Kwik Kian Gie atau Drajat Wibowo dan kawan-kawan, tak ada mashalat bagi pemerintah. Soalnya, ini sudah tak bisa ditawar. Ini sebetulnya untuk kepentingan ideologi.</p>
<p>Ideologi? Barang siapa membaca buku terlaris dari Naomi Klein, The Shock Doctrine, The Rise of Disaster Capitalism (The Penguin Group, September 2007), akan terang-benderanglah motif sebenarnya di balik langkah pemerintah menaikkan harga BBM atau mengobral 37 perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) kepada asing. Itu semata-mata untuk menegakkan ideologi kapitalisme-laissez-faire, atau di sini dikenal sebagai sistem ekonomi liberal, yang dianut pemerintah kita.</p>
<p>Inilah sistem ekonomi pasar yang menyerahkan urusan ekonomi kepada perusahaan swasta dengan campur tangan pemerintah sebisa mungkin dihilangkan. Sistem ini menginginkan pemerintah tidur saja. Pemerintah tetap tak boleh mencampuri urusan ekonomi, sekali pun hanya untuk meningkatkan taraf hidup orang miskin.</p>
<p>Dalam pandangan ideologi ini, jika pemerintah mengurusi perekonomian orang miskin, itu sama artinya melakukan redistribusi kekayaan, menyebabkan orang menjadi malas dan kehilangan kreativitas. Kalau orang jadi miskin, biarkan saja miskin. Karenanya dia disebut sistem laissez-faire, dari bahasa Perancis: biarkan terjadi.</p>
<p>Ciri khasnya: deregulasi, pajak rendah (terutama untuk pengusaha kaya, agar mereka lebih cepat melakukan akumulasi modal untuk meningkatkan kemampuan bersaing), swastaisasi/privatisasi, anti-subsidi, anti-pengaturan upah buruh minimal, dan semacamnya.</p>
<p>Tentang upah buruh, misalnya, serahkan saja kepada mekanisme pasar, jangan diatur-atur pemerintah atau serikat buruh. Mekanisme pasar akan bekerja menentukan upah yang pantas untuk buruh. Artinya, semua terserah pengusaha. Karena itu belum bisa terlaksana, dunia perburuhan kita memakai sistem buruh terputus (off-sourcing), sehingga posisi tawar pengusaha kuat ketika berhadapan dengan serikat buruh.</p>
<p>Ideologi ini pertama kali dirumuskan ekonom Skotlandia, Adam Smith, di akhir abad ke-18. Tapi setelah ekonomi dunia dilanda krisiss dahsyat (great depression) di akhir 1920-an, mulai banyak negara meninggalkannya. Ideologi ini dituduh sebagai biang keladi kehancuran ekonomi, meski para pendukungnya selalu membela diri.</p>
<p>Ia kembali berkibar di awal 1980-an, ketika Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan dan Perdana Menteri Inggris Margaret Teatcher mengkampanyekannya, terutama untuk menghadapi sistem ekonomi komunisme Uni Soviet, dalam perang dingin. Maka ambruknya Uni Soviet, dengan simbol rubuhnya Tembok </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Berlin</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, 1989, diklaim sebagai kehebatan sistem ini.</p>
<p>Dalam prakteknya sistem ini menyebabkan orang kaya bertambah kaya, orang miskin bertambah miskin. Dunia pun terus-menerus dilanda krisis ekonomi, mulai great depression sampai krisis yang melanda </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Asia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> 1997, atau Amerika Serikat sekarang.</p>
<p>Banyak para ahli berpendapat, multi-krisis yang melanda Amerika saat ini karena laissez-faire. George Soros, investor sukses pasar modal, termasuk berpendapat begitu. Padahal Soros justru dianggap simbol sukses kapitalisme global di tahun 1990-an.</p>
<p>Naomi Klein, 38 tahun, aktivis, penulis dan wartawati terkemuka Kanada, lulusan London School of Economics, berhasil mengungkap sebuah metode dari sistem kapitalisme laissez-faire. Itu dikembangkan pemenang nobel ekonomi 1976, Profesor Milton Friedman, dan pengikutnya di Chicago School of Economics, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">University</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> of </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Chicago</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">.</p>
<p>Klein menyebutnya Doktrin Kejut (The Shock Doctrine) dan itu yang ia jadikan judul buku setebal 558 halaman, dan banyak mendapat pujian. Sebuah artikel di Dow Jones Business News, Oktober 2007, menyebut The Shock Doctrine, The Rise of Disaster Capitalism (Doktrin Kejut, Bangkitnya Kapitalisme Bencana) sebagai buku terpenting tentang ekonomi di abad 21.</p>
<p><strong>The </strong></span><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Chicago</span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> Boys</span></strong></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><br />
<span style="color:#000000;">Begini. Pada 2005, badai Katrina diikuti gelombang pasang meluluh-lantakkan New Orleans, kota berpenduduk 500.000 jiwa di tepi Sungai Mississippi, di tenggara Negara Bagian Louisiana. Hampir 2000 penduduk meninggal, rumah, jembatan, dan berbagai infrastruktur hancur. Inilah bencana alam dengan korban material terbesar di Amerika.</p>
<p>Paman Miltie – begitu Milton Friedman dipanggil hormat pengikutnya – ternyata punya pendapat tersendiri atas bencana itu. Melalui kolom di koran The Wall Street Journal, 3 bulan setelah bencana, Paman Miltie menulis, ‘’Banyak sekolah di </span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="color:#000000;">New Orleans</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> rusak. Begitu juga rumah tempat anak-anak berteduh. Anak-anak terpencar di seluruh negeri. Ini adalah sebuah tragedi. Ini juga sebuah peluang.’’</p>
<p>Bagaimana bencana begitu dahsyat disebut Profesor Friedman sebagai peluang? Ternyata itu beralasan. Hanya dalam tempo 19 bulan, ketika banyak penduduk masih tinggal di pengungsian, sebuah kompleks sekolah telah berdiri di bekas sekolah negeri (public school) yang dihanyutkan badai. Sekolah itu dilengkapi berbagai fasilitas dan guru. Tapi ia bukan lagi sekolah negeri melainkan sekolah swasta yang didirikan pemodal. Reformasi pendidikan telah terjadi dengan gampang. Tanpa badai Katrina tak mudah memprivatisasi sekolah publik itu.</p>
<p></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Para</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> bekas guru menyebut apa yang terjadi pada sekolah mereka sebagai perampasan lahan pendidikan. Naomi Klein menyebutnya aksi kapitalisme bencana (disaster capitalism). Ternyata sudah lebih tiga dekade Profesor Friedman dan </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">pendukungnya yang biasa dijuluki The </span></span></span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Verdana;">Chicago Boys, mentrapkan strategi itu: Menunggu datang krisis atau bencana lalu dengan cepat bergerak mereformasi status-quo.</p>
<p>Semua yang berbau pemerintah dijadikan swasta (swastaisasi/privatisasi), ketika orang-orang masih dirundung kaget. Krisis bisa saja terjadi karena perang, bencana alam, teror, ambruknya pasar modal, atau krisis ekonomi lainnya.</p>
<p>Dalam sebuah esei menarik, Friedman menulis bahwa hanya krisis – aktual atau hanya persepsi – yang bisa menghasilkan reformasi sesungguhnya untuk mengubah status-quo. Maka di New <span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Orleans</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, orang bersiap-siap dengan stok makanan dan air minum, sementara para pendukung Friedman datang dengan ide-ide pasar bebas (free-market). Friedman meninggal dunia setahun kemudian, November 2006, dalam usia 94 tahun.</p>
<p>Dari riset Naomi Klein, diketahui bahwa pengalaman pertama Friedman mengeksploitasi krisis atau kejut (shock) terjadi pertengahan 1970-an, ketika Chili mengalami kudeta oleh Jenderal Augusto Pinochet. Negeri di Amerika Latin itu juga terkena trauma inflasi yang amat tinggi (hyperinflation). Friedman datang menasehati Diktator Pinochet untuk melakukan reformasi ekonomi dengan cepat: deregulasi, pemotongan pajak, perdagangan bebas, privatisasi BUMN, pemotongan anggaran sosial, antara lain, pemangkasan subsidi untuk rakyat miskin.</p>
<p>Semua dijalankan Diktator Pinochet dengan tangan besi. Maka Chili mengalami reformasi sistem ekonomi menjadi kapitalisme laissez-faire paling ekstrim yang pernah terjadi, dan dijuluki sebagai revolusi The Chicago School. Kebetulan sejumlah penasehat ekonomi diktator itu adalah bekas mahasiswa Friedman di Chicago University.</p>
<p>Naomi Klein mulai melakukan riset tentang ketergantungan kapitalisme pasar pada situasi krisis atau shock ketika Amerika Serikat menduduki </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Iraq</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, 2003. Penyerbuan itu betul-betul menimbulkan shock yang luar biasa bagi rakyat </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Iraq</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> mau pun dunia. Lalu apa yang kemudian terjadi di negeri sosialis itu?</p>
<p>Luar biasa: Privatisasi massif berbagai perusahaan pemerintah, penurunan pajak sampai tinggal 15%, deregulasi dan perampingan fungsi pemerintah secara dramatis, terutama menyangkut urusan ekonomi dan praktek perdagangan bebas, sebebas-bebasnya. Friedman dan The Chicago Boys berperan dari belakang. Ia diketahui berteman akrab dengan Donald Rumsfeld, Menteri Pertahanan Amerika waktu itu, dan sejumlah pemikir neo-konservatif yang mengelilingi Presiden George Bush.</p>
<p>Coba bayangkan, militer saja diprivatisasi di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Iraq</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. Pemerintah mengontrak perusahaan Amerika, Blackwater Worldwide – yang sebelumnya sudah terancam bangkrut – untuk proyek jasa pengamanan para kontraktor minyak dan proyek bisnis lainnya. Termasuk untuk mengamankan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan personalnya di kawasan zona hijau (Green-zone), </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Baghdad</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. Sekitar 30.000 pasukan Blackwater betul-betul mirip tentara dengan persenjataan lengkap berkeliaran di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Baghdad</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> dan sekitarnya.</p>
<p>Pasukan bayaran itu berhak menembak dan membunuh orang tanpa bisa diadili. Dia tak tunduk pada hukum </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Iraq</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, tidak pula pada hukum Amerika Serikat. Oktober lalu, DPR Amerika membuat undang-undang, bahwa kontraktor yang bekerja pada Pemerintah Amerika di daerah konflik di luar negeri, bertanggung-jawab pada hukum Amerika. Tapi Gedung Putih menolaknya, dan sampai kini undang-undang itu terkatung-katung di Senat.</p>
<p>Padahal September lalu, sejumlah pasukan Blackwater, pengawal konvoi pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang berkunjung ke </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Baghdad</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, entah mengapa tiba-tiba menembaki kendaaran yang ada di jalan umum sekitarnya. Akibatnya, 17 orang meninggal, sejumlah lainnya luka-luka. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Para</span></span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;"> pelaku penembakan sampai sekarang bebas tanpa diadili, dengan dalih belum ada undang-undangnya.</p>
<p>Serangan dahsyat tsunami akhir 2004 di Sri Langka, tak luput dari inceran kaum kapitalis. Penanam modal asing bekerjasama dengan bank internasional memanfaatkan situasi panik akibat bencana, untuk menguasai garis-garis pantai yang indah. Di sepanjang pantai dengan cepat berdiri resor wisata yang megah, hotel, villa, motel, dan sebagainya, menyebabkan ratusan ribu nelayan yang semula mendiami kawasan itu, kini tergusur.</p>
<p>Jelaslah sekarang bagaimana sistem kapitalisme global bekerja untuk mencapai tujuan: memanfaatkan momentum trauma kolektif dari suatu krisis, musibah atau bencana, untuk melaksanakan rekayasa sosial dan ekonomi di berbagai belahan bumi. [berlanjut....]</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-size:x-small;color:#000080;"><span style="color:#000000;font-family:Verdana;">Laissez-Faire Pak SBY, Laissez-Faire [2]</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Verdana;"><span style="color:#000000;"> </span></span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Verdana;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><br />
Krisis ekonomi yang menimpa Asia pada 1997, jelas momentum yang ditunggu-tunggu oleh operator utama sistem kapitalisme global – IMF, Bank Dunia, dan WTO – dan itu dengan lengkap dilaporkan Klein di dalam The Shock Doktrine. Operasi IMF di Indonesia, misalnya, ditulis detil. Bagaimana IMF yang katanya datang untuk mengobati krisis, ternyata bekerja lebih untuk kepentingan ideologi kapitalisme.</p>
<p>Bagaimana deregulasi, privatisasi, dan berbagai perangkat ideologi laissez-faire dipaksakan. Dan untuk itu, menurut The Shock Doktrine, IMF bisa sukses karena bekerja sama dengan kelompok Mafia-Berkeley di Indonesia yang dipimpin Profesor Widjojo Nitisastro (halaman 271). Biarlah sejarah kelak membuktikan, apakah tindakan kelompok Mafia-Berkeley itu penghianatan kepada bangsa </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, atau tidak.</p>
<p>Sejak itu, bukan rahasia lagi kalau banyak undang-undang kita yang amat liberal disahkan DPR atas pesanan IMF. Dikabarkan sejumlah draf undang-undang disiapkan NDI (National Democratic Institute for International Affairs), organisasi yang dibentuk dan dibiayai pemerintah Amerika Serikat – dekat dengan Partai Demokrat – dengan dalih untuk menyebarkan demokrasi di negeri berkembang. Dulu NDI sempat punya ruang khusus di Gedung DPR-RI. Jadi DPR kita tinggal mengetuk palu.</p>
<p>Operasi IMF dalam krisis ekonomi </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Asia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> amat menakjubkan. Dalam tempo 20 bulan, terjadi 186 merger dan aquisisi (pengambil-alihan) atas perusahaan-perusahaan negeri yang dilanda krisis &#8212; Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Korea Selatan &#8212; oleh perusahaan multi-nasional, terutama dari Amerika Serikat. Itu tercatat sebagai aquisisi terbesar yang pernah terjadi di dunia. Merrill Lynch dan Morgan Stanley, perusahaan Amerika yang banyak berperan sebagai agen merger dan aquisisi itu, panen keuntungan komisi yang cukup besar.</p>
<p>Carlyle Group yang suka merekrut ‘’pensiunan’’ pejabat tinggi Amerika – mulai bekas Menlu James Baker sampai bekas Presiden George H.W.Bush – sebagai konsultan, memborong perusahaan telkom Daewoo dan perusahaan informasi Ssangyong. Yang disebut terakhir merupakan shalat satu perusahaan teknologi tinggi terbesar di Korea Selatan. Dengan menguasai perusahaan itu, Carlyle menjadi pemegang saham mayoritas di shalat satu bank terbesar di negeri ginseng itu.</p>
<p>Semua transaksi itu tak normal, atau dengan kata lain dijual obral. Sekadar contoh, perusahaan mobil Korea Daewoo yang sebelum krisis bernilai 6 milyar dollar, waktu itu diambil-alih perusahaan mobil Amerika, General Motor, hanya dengan 400 juta dollar.</p>
<p>Di Indonesia, sistem penyediaan air minum dikavling oleh Thames Water dari Inggris dan Lyonnaise des Eaux dari Perancis. Westcoast Eergy dari Kanada menguasai proyek pembangkit listrik yang besar.</p>
<p>Sejak IMF menguasai Indonesia, perusahaan raksasa pengecer Carrefour dari Perancis masuk ke sini, menyapu perusahaan lokal yang sudah lama ada, seperti Golden Truly atau Hero, atau perusahaan kecil-kecil di pasar tradisional Tanah Abang dan Cipulir, yang jumlahnya begitu banyak. Nasib mereka tambah parah karena kemudian super-market raksasa dari </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Malaysia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, Giant, hadir kemari. Dia telan Hero yang memang sudah ngos-ngosan. Itulah hasil konkret reformasi 1998.</p>
<p>Ternyata itu belum cukup. Belum lama, perusahaan Perancis itu membeli Alfa-Mart, super-market yang aktif masuk ke pedesaan. Dengan demikian, kini Carrefour dengan bebasnya akan menghancurkan kios eceran di desa-desa. Itulah laissez-faire yang sesungguhnya.</p>
<p>Karena laisses-faire, Presiden SBY lebih memilih menyerahkan proyek minyak dan gas di Cepu yang amat menguntungkan kepada Exxon-Mobil, perusahaan minyak terbesar dan tertua Amerika Serikat, daripada kepada Pertamina, perusahaan BUMN milik sendiri.</p>
<p>Ternyata setelah resep-resep IMF ditrapkan, artinya prinsip kapitalisme laissez-faire dilaksanakan, menurut The Shock Doktrine, justru penduduk miskin bertambah 20 juta orang di Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Pengangguran meledak.</p>
<p>Organisasi buruh internasional ILO, mencatat terjadi 24 juta penganggur baru. Itu justru terjadi pada masa puncak pelaksanaan reformasi IMF. Di Indonesia, angka pengangguran meloncat dari 4% menjadi 12%, </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">dan dua tahun kemudian melambung tiga kali lipat. Setiap bulan ada 60.000 buruh di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Thailand</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> dan 300.000 buruh di Korea Selatan yang harus diberhentikan.</p>
<p>Di balik angka-angka statistik itu banyak kisah mengharukan, terutama menimpa anak-anak dan perempuan. Di pedesaan Korea Selatan dan Filipina banyak orang tua harus menjual anak gadisnya kepada pedagang manusia, untuk kemudian dijadikan pelacur di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Australia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, Eropa, dan Amerika Utara. Di Thailand, pejabat </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">kesehatan melaporkan hanya dalam setahun terjadi peningkatan pelacuran anak-anak sebesar 20%. Data yang mirip terjadi di Filipina.</p>
<p>Tapi sudahlah, ini semua cerita masa lalu. Sekarang, krisis baru terjadi lagi karena harga minyak meningkat di atas 120 dollar/barel. Dunia kian terguncang setelah harga pangan ikut menggila. Artinya, berdasarkan tesis The Shock Doktrine, kapitalisme global dan para operatornya sekarang sedang bekerja.</p>
<p>Tapi di sini apalagi yang mau direformasi? </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;" lang="FR-CA">Sejak 1998, Indonesia sudah menjadi shalat satu negara kapitalisme laissez-faire paling liberal di dunia. </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Lihatlah berbagai undang-undang yang dilahirkan DPR, semua liberal. Mulai UU Migas, UU privatisasi air, Pendidikan, Pertanahan, dan terakhir Undang-Undang Pelabuhan.</p>
<p>Karena liberalisme, siapa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri harus menyediakan uang Rp 100 juta. Habis bagaimana lagi, kampus sedapat mungkin harus membiayai diri sendiri. Dengan demikian, anak petani, nelayan, buruh, pedagang kecil, jangan harap bisa mendaftar ke </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">sana</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. Padahal kalau tak universitas negeri kemana lagi mereka belajar untuk meningkatkan taraf hidupnya?</p>
<p>Artinya, dengan sistem ini orang miskin sampai kapan pun akan terus miskin. Hampir tertutup kemungkinan bagi mereka melakukan mobilitas vertikal lewat pendidikan. Inilah kemiskinan yang diciptakan oleh sebuah struktur.</p>
<p>Era Universitas Gajah Mada (UGM) dijuluki Ndeso karena banyak anak desa kuliah di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">sana</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, sudah berakhir. Institut Pertanian Bogor (IPB) serupa. Zaman ketika anak-anak desa dari seluruh </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> berlomba-lomba belajar ke </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">sana</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, kini agaknya sudah menjadi nostalgia.</p>
<p>Perusahaan minyak Pertamina yang dulu perkasa kini sudah dirontokkan. Bulog yang dulu efektif sebagai penjamin stabilitas pangan sudah tamat riwayatnya. Bahwa akibatnya rakyat bertambah melarat dan segelintir konglomerat berlipat-ganda kekayaannya, itu soal lain.</p>
<p>Majalah bisnis Forbes, 13 Desember 2007, menulis sepanjang tahun lalu kekayaan para konglomerat </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> meloncat dua kali lipat. Sungguh fantastis. Jadi kalau BPS menyodorkan angka pertumbuhan ekonomi kita tahun ini sekian persen, percayalah, itu berasal dari pertumbuhan kekayaan konglomerat kita. Bukan pertumbuhan kekayaan rakyat banyak.</p>
<p>Yang paling menakjubkan adalah Menko Kesra Aburizal Bakrie. Pemilik perusahaan kelompok Bakrie itu, kekayaan bersihnya tahun lalu meroket empat kali lipat. Itu menjadikannya sebagai orang terkaya </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">, dengan kekayaan 5,4 milyar dollar.</p>
<p>Apakah Aburizal punya lampu Aladin? Sebuah artikel di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Asia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> Times Online, 22 Juli 2006, sebenarnya sudah pernah membongkar rahasia lampu Aladin itu. Antara lain, karena politik dan bisnis di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> di zaman Presiden SBY, tak terpisah melainkan menyatu.</p>
<p>Memang begitulah yang selalu terjadi di negeri dengan sistem laissez-faire. Begitulah Rusia di zaman Boris Yeltsin dulu. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Para</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> konglomerat dalam tempo singkat mendadak jadi kaya-raya, sampai Vladimir Putin datang menertibkannya. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Para</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> konglomerat itu kini lari ke luar negeri atau masuk penjara di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Siberia</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. Tapi nantilah dalam kesempatan lain soal ini dibahas.</p>
<p>Di mata kaum kapitalisme laissez-faire, masih ada status-quo yang tersisa di </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Indonesia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">. BBM belum sepenuhnya mengikuti harga pasar dan perusahaan BUMN masih eksis. Mumpung suasana shock akibat kenaikan harga minyak dan krisis pangan masih berlangsung, sektor hilir pertambangan harus direformasi. Artinya, pemerintah harus menaikkan harga BBM, dan BUMN harus diobral. Semuanya harus dilakukan sekarang, mumpung krisis masih terjadi.</span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Verdana;"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Verdana;"><br />
<span style="color:#000000;">Masih kurang jelas? Silahkan berkeliling </span></span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Verdana;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Jakarta</span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"> dan sekitarnya. Lihatlah bagaimana perusahaan minyak internasional Shell, dan Petronas dari </span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Malaysia</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="color:#000000;">, telah dan sedang membangun sejumlah pompa bensin raksasa. Kabarnya izin yang dikeluarkan pemerintah sudah lebih dari 100.</p>
<p>Semua pompa bensin Shell atau Petronas itu buka sampai malam dengan lampu yang terang-benderang, tapi betul-betul sepi pembeli. Seharian puluhan petugasnya yang berseragam hanya duduk-berdiri sampai capek sendiri, tak pernah melayani konsumen. Coba dicek, penghasilannya setiap bulan, mungkin tak cukup walau untuk sekadar membayar rekening listrik.</p>
<p>Ini terjadi karena mereka hanya menjual BBM non-subsidi yang konsumennya hanya segelintir mobil mewah milik orang kaya. Bahwa mereka terus membangun pompa bensin baru, pasti karena ada jaminan subsidi minyak akan dicabut.</p>
<p>Dengan demikian mereka bisa bersaing bebas dengan pompa bensin Pertamina milik pengusaha lokal yang selama ini menguasai pasar karena menjual BBM bersubsidi. Bila itu terjadi, pompa bensin multi-nasional yang raksasa itu pasti dengan mudah menelan pompa bensin lokal yang kecil-kecil.</p>
<p>Kasus Carrefour merontokkan Hero atau pedagang Tanah Abang, akan berulang. Itu sebabnya Shell dan Petronas dengan sabar menunggu laissez-faire. Cukup jelas? [habis/www.hidayatullah.com]</span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=24&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/05/29/laissez-faire-pak-sby-laissez-faire/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongengan Holocaust</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/11/dongengan-holocaust/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/11/dongengan-holocaust/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 03:57:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[israel]]></category>

		<category><![CDATA[dongeng]]></category>

		<category><![CDATA[fredrick toben]]></category>

		<category><![CDATA[holocaust]]></category>

		<category><![CDATA[jerman]]></category>

		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Fredrick Toben: Negara Israel Dibangun di Atas Kebohongan
Direktur Adelaide Institute di Australia, Fredrick Toben meyakini bahwa Israel diciptakan atas dasar mitos Holocaust. Pada tanggal 19 Desember, Mehr News Agency melakukan wawancara dengan Toben untuk menanyakan mengapa negara-negara Barat begitu marah ketika Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang mengatakan bahwa Holocaust hanya mitos. Apa jawaban Toben tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Fredrick Toben: Negara Israel Dibangun di Atas Kebohongan</p>
<p class="pubtime" style="text-align:justify;">Direktur Adelaide Institute di Australia, Fredrick Toben meyakini bahwa Israel diciptakan atas dasar mitos Holocaust. Pada tanggal 19 Desember, Mehr News Agency melakukan wawancara dengan Toben untuk menanyakan mengapa negara-negara Barat begitu marah ketika Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang mengatakan bahwa Holocaust hanya mitos. Apa jawaban Toben tentang hal ini, berikut petikan wawancaranya yang dimuat oleh situs tehrantimes, Kamis (29/12);</p>
<div id="body" style="text-align:justify;">
<p style="font-style:italic;">Presiden Iran mengatakan bahwa ia berfikir Holocaust hanya sebuah mitos dan tapi beberapa negara Eropa bersikeras menyatakan bahwa jutaan warga Yahudi tak berdosa dibunuh oleh Hitler pada Perang Dunia II. Untuk itu ia menanyakan mengapa Eropa tidak memberikan sebagian wilayahnya untuk bangsa Yahudi, jika memang keyakinan orang-orang Eropa itu benar. Bagaimana pandangan anda tentang hal ini?</p>
<p>Holocaust adalah sebuah kebohongan karena tak satupun dari tiga pilar utama yang bisa mendukung keyakinan itu secara faktual benar atau terbukti.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Pertama,</span> soal Jerman-Hitler yang secara sistematis memusnahkan Yahudi Eropa. Tidak ada bukti yang kuat untuk klaim ini, yang ada adalah perpindahan orang-orang Yahudi. Bersama-sama dengan Yahudi Zionis, Yahudi Jerman tiba di Palestina dengan harta benda mereka. Yahudi lainnya pindah ke luar wilayah Jerman dan Auschwitz adalah sebuah kamp tempat transit.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Kedua, </span>soal pembunuhan besar-besaran yang dilakukan di kamar-kamar eksekusi dengan menggunakan gas kimia. Secara teknis, hal itu tidak mungkin terjadi karena bisa anda coba berapa lama waktu yang dibutuhkan, misalnya untuk membunuh satu juta orang &#8211;jumlah yang sama dengan penduduk Adelaide&#8211; tanpa seorangpun yang menemukan tentang hal itu. (Dalam hal ini ia membandingkan kebohongan Bush tentang invasi ke Irak) Dunia dengan cepat tahu bahwa Presiden Bush berbohong tentang senjata pemusnah massal di Irak-kebohongan itu bahkan tidak berakhir dalam satu tahun.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Ketiga, </span>katanya ada 6 juta Yahudi yang dibunuh-angka ini cuma dongengan-dan meskipun pada satu waktu jumlah Yahudi yang dibunuh di Auschwitz diklaim sebanyak 4 juta orang, kemudian turun menjadi 1-1,5 juta dan sekarang malah disebut sekitar 500 ribu orang, tapi angka 6 juta masih tetap diyakini. Mengapa?</p>
<p>Setiap orang mempertanyakan tiga poin tadi sekarang dipenjarakan-dan para Revisionis harus harus menanyakan tiga pertanyaan tadi jika mereka mau mengetahui fakta sebenarnya tentang kisah Holocaust.</p>
<p style="font-style:italic;">Jika mereka benar, tentu saja mereka bisa membuktikannya sebagai fakta sejarah. Tapi, mengapa mereka selalu menghindari diskusi tentang Holocaust?</p>
<p>Dunia internasional marah pada kata-kata Presiden Iran yang secara jelas mengungkapkan pandangannya bahwa paska Perang Dunia dua tatanan kekuatan dunia sama-sama terperangkap oleh mitos Holocaust. Anda memulainya dengan menyatakan sebuah fakta bahwa Yahudi dipindahkan ke luar Eropa. Kemudian anda melebih-lebihkan penderitaan mereka saat pemindahan itu pada orang-orang Yahudi-dan tak seorangpun yang membantahnya. Kemudian sebuah kebohongan diciptakan bahwa orang-orang Yahudi di-gas karena Hitler membenci mereka.</p>
<p>Perang Dunia II lebih dari hanya seorang Hitler dan orang Yahudi. Hitler memutus ekonomi Jerman dari para predator internasional yang menganut kapitalisme-dan melakukan barter secara bebas antar negara yang menolak untuk masuk perangkap utang yang utamanya dikendalikan oleh lembaga keuangan internasional Yahudi.</p>
<p>Karena Holocaust adalah kebohongan, maka harus dilindungi secara legal. Reaksi histeris para pemimpin dunia mengindikasikan bahwa Zionis memiliki kekuatan baik secara individual maupun di pemerintahan-pemerintahan. Holocaust pun menjadi semacam agama. Di negara-negara Eropa anda boleh mengkritik atau menghina Yesus, Bunda Maria dan sebagainya, tapi anda tidak boleh mengkritisi Yahudi dan &#8216;Holocaust&#8217; nya itu.</p>
<p>Gemar Rudolf telah menulis laporan yang pasti dalam The Rudolf Report. Isinya menyangkal klaim bahwa pembunuhan dengan gas itu terjadi di Auschwitz. Beberapa orang lainnya juga sudah menerbitkan laporan serupa. Fritjof Meyer- dari kelompok sayap kiri di Jerman- menyatakan bahwa Auschwitz itu sendiri bukan sebuah kamp pembunuhan atau peng-gas-an, tapi pembunuhan dengan menggunakan gas beracun itu terjadi di dua rumah di tanah pertanian di luar kamp Auschwitz-Birkenau. Sampai detik ini, tidak seorangpun yang menemukan sisa-sisa rumah di tanah pertanian itu.</p>
<p><span style="font-style:italic;">Mengapa Holocaust menjadi semacam dogma sementara pembunuhan massal lainnya yang terjadi di berbagai belahan dunia tidak terlalu mendapat perhatian?</span></p>
<p>Presiden Iran benar dengan apa yang dikatakannya-kebencian terhadap nya dan kata-katanya mengindikasikan betapa pernyataannya memiliki kekuatan, dunia mendengarkannya. Kenapa? Karena Holocaust menjadi pembenaran tindakan Yahudi terhadap rakyat Palestina. Tanpa Holocaust, tidak ada alasan bagi Yahudi untuk melakukan pembersihan etnis di Palestina. Maka negara Zionis Israel, yang dikenal sebagai koloni Eropa, terus melakukan kebijakan rasis terhadap bangsa Palestina. Karena negara Yahudi sekarang terjadi dari Yahudi Eropa masa lalu yang diklaim mengalami &#8216;Holocaust&#8217;, adalah sebuah kebohongan. Maka, Israel dibangun atas dasar sebuah kebohongan.</p>
<p style="font-style:italic;">Mengapa para revisionis dilarang mendiskusikan Holocaust dan mengapa mereka yang mengungkapkan keraguannya terhadap Holocaust diperlakukan seperti yang melakukan bid&#8217;ah?</p>
<p>Sekutu yang terdiri dari Inggris, AS, Rusia, Inggris dan Perancis menjadi kontrol kekuatan Jerman di Eropa melalui mitos Holocaust. Keinginan Jerman untuk menjadi yang dominan di Eropa berhasil dikendalikan negara persekutuan itu. Pemusnahan bangsa Jerman dari Jerman berlanjut karena mereka merasa Jerman seiring dengan Nazi dan mereka yang tidak percaya akan Holocaust.</p>
<p>Kebijakan itu untuk membasmi orang Jerman sebagai sebuah etnis di negara Jerman. Banyak orang Jerman yang melihat ini sebagai Holocaust orang Jerman yang dilakukan dengan dalih multikulturalisme di mana orang-orang Jerman digantikan oleh orang-orang dari seluruh belahan dunia. Orang Jerman bukan lagi tuan rumah di negerinya sendiri. Ini sama dengan jika warga Kurdi dan Turkiyang datang ke Iran berhasil mengambil alih pemerintahan.</p>
<p>Revisionis adalah orang-orang yang pariotis yang mencintai negara mereka-seperti orang Iran mencintai negara Iran.</p>
<p style="font-style:italic;">Sebagai orang Australia, anda dipenjara di Jerman. Apa alasannya?</p>
<p>Pada tahun 1997, saya melakukan riset tentang Holocaust dengan mendatangi sejumlah jaksa dan hakim di Jerman. Saya melakukan perjalanan lagi ke Jerman pada 1999 dan pada saat ini jaksa yang sama yang saya kunjungi pada tahun 1997 menangkap saya. Saya dipenjara selama 7 bulan di Mannheim. IRIB ikut berperan dalam hukuman penjara saya. Ketika saya bebas pada tanggal 11 November 1999, saya berkunjung ke Iran selama satu minggu. Sambutannya baik. Itulah sebabnya saya datang lagi ke Iran untuk mengikuti Kongres Intifada pada 2001dan 2003. Iran adalah satu-satunya negara di mana rakyatnya tahu bahwa Holocaust adalah isapan jempol belaka.</p>
<p>Yang menjadi masalah bagi hukum Jerman adalah, jika anda mempertahankan diri anda menentang Holocaust dengan informasi-informasi yang faktual, itu dianggap sebagai bukti bahwa anda melakukan bid&#8217;ah dan anda dianggap memiliki &#8216;banyak energi kriminal.&#8217; Ketika anda sudah di pengadilan, itu sudah cukup membuktikan anda bersalah. Semakin anda membela diri, hukumannya makin berat, itulah sebabnya saya memilih diam di pengadilan. Dan tahun lalu, tanggal 8 November 2004, saya diajukan ke pengadilan lagi di Mannheim. Untungnya saya ada di Australia dan saya dilarang masuk ke Jerman karena saya dinyatakan sebagai orang yang tidak diinginkan. Jadi, kalau saya pergi memenuhi panggilan pengadilan, saya akan ditangkap di perbatasan Jerman, lalu diadili dan jika saya membela diri, itu hanya akan menambah tuntutan kesalahan saya, akan lebih buruk buat saya. Saya lalu bertanya pada hakim apa yang harus saya lakukan, sampai sekarang tidak ada jawabannya.</p>
<p>Sekarang, perkembangan terbaru dimainkan oleh Horst Mahler. Ia menantang, jika Holocaust itu benar, maka harus dibuktikan di pengadilan. Mahler adalah salah seorang yang menyangkal Holocaust, di Jerman penentangan itu dianggap sebagai hasutan dan bisa terkena tuduhan pelanggaran rasial. Mahler mendasari keyakinannya pada buku Germar Rudolf dan kuliah-kuliah tentang Holocaust, yang menjadi argumennya bahwa aparat hukum Jerman harus membuka dirinya untuk informasi baru tentang periode sejarah yang disebut Holocaust.</p>
<p>Kontroversi ini juga menimbulkan masalah negara Jerman dengan Turki, ketika Jerman menuntut seorang penulis Turki yang dengan berani mengungkapkan tentang Armenian &#8216;Holocaust&#8217;, sebagai sebutan atas peristiwa pembantaian di Turki.</p>
<p>Catatan:</p>
<p> </p>
<p style="text-align:justify;">Dr Fredrick Toben, asli Jerman tapi dibesarkan di Australia dan menjadi warga negara Australia. Ia mampu berbahasa Inggris dan Jerman. Ia memiliki minat untuk membebaskan orang-orang Jermandari sikap anti rasis terhadap Jerman akibat legenda Holocaust. Awalnya ia mengedir jurnal-jurnal revisionis yang disebut Truth Mission yang kemudian diganti namanya menjadi Adelaide Institute Newsletter. Toben kemudian memperluasnya dengan membuat situs untuk para revisionis. Dia secara pribadi juga sudah mengunjungi Auschwitz dan liang-liang yang ada di bawah kamar-kamar yang diduga digunakan sebagai kamar gas. Di sana, ia tidak menemukan empat lubang di atap yang disebut-sebut untuk mengalirkan gas ke dalam ruangan. Toben juga kerap melakukan dialog secara teratur dengan para ahli &#8216;pemusnahan&#8217; etnis. (ln/tehrantimes)</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: Eramuslim.com, Kamis, 29 Des 05</p>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=23&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/11/dongengan-holocaust/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berakhirnya Perang Dunia I dan Hubungannya dengan Persiapan Pembentukan Negara Israel (bagian 1)</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/10/berakhirnya-perang-dunia-i-dan-hubungannya-dengan-persiapan-pembentukan-negara-israel-bagian-1/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/10/berakhirnya-perang-dunia-i-dan-hubungannya-dengan-persiapan-pembentukan-negara-israel-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 02:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Thought]]></category>

		<category><![CDATA[Amerika]]></category>

		<category><![CDATA[inggris]]></category>

		<category><![CDATA[israel]]></category>

		<category><![CDATA[italia]]></category>

		<category><![CDATA[jerman]]></category>

		<category><![CDATA[khalifah]]></category>

		<category><![CDATA[ottoman]]></category>

		<category><![CDATA[palestina]]></category>

		<category><![CDATA[perang dunia]]></category>

		<category><![CDATA[prancis]]></category>

		<category><![CDATA[utsmani]]></category>

		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Perang Dunia (PD) I diakhiri dengan ditandatanganinya The Treaty of Versailles pada tahun 1919, lima tahun semenjak perang tersebut dimulai. Salah satu kesepakatan paling kontroversial adalah dengan mengharuskan Jerman dan sekutunya menerima tanggung jawab penuh atas terjadinya PD I, dan membayar sejumlah kerugian dan ongkos perbaikan kepada beberapa negara yang merasa dirugikan, yang kemudian membentuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">Perang Dunia (PD) I diakhiri dengan ditandatanganinya The Treaty of Versailles pada tahun 1919, lima tahun semenjak perang tersebut dimulai. Salah satu kesepakatan paling kontroversial adalah dengan mengharuskan Jerman dan sekutunya menerima tanggung jawab penuh atas terjadinya PD I, dan membayar sejumlah kerugian dan ongkos perbaikan kepada beberapa negara yang merasa dirugikan, yang kemudian membentuk Entente Powers atau Allied Powers (negara sekutu), yang terdiri dari Inggris, Prancis, Rusia, Italia, dan Amerika. Pada hari yang sama, Prancis, Inggris, dan Italia melakukan persetujuan tripartit, untuk mengambil alih seluruh perusahaan Jerman di seluruh Kekhalifahan Turki.</div>
<div style="text-align:justify;">Pada masa yang sama, Kekhalifahan Utsmani juga mengalami kekalahan, dan kemudian diadakan kesepakatan The Treaty of Sèvres pada tahun 1920, antara Kekhalifahan dengan Negara Sekutu. Salah satu bagian terpenting adalah dengan menyerahkan negara-negara yang dikuasai oleh Kekhalifahan kepada Negara Sekutu, walaupun &#8220;partitioning of the Ottoman Empire&#8221; itu sendiri sebenarnya sudah dimulai, secara rahasia, dimulai dari tahun 1915, oleh Prancis, Italia, dan Inggris.</div>
<div style="text-align:justify;">Salah satu tujuan dari usaha &#8220;partitioning of the Ottoman Empire&#8221; yang dilakukan oleh Negara Sekutu tidak lain adalah untuk menghancurkan kekhalifahan Islam dan menyediakan tempat bagi berdirinya Negara Israel. Pada tahun 1917, bahkan sebelum pernyataan resmi kekalahan Kekhalifahan Utsmani, Inggris telah menjanjikan tanah Palestina untuk Yahudi, dengan dibuatnya Deklarasi Balfour, oleh Foreign Secretary pada saat itu, Arthur James Balfour. Text lengkapnya seperti ini :</div>
<div style="text-align:justify;">Foreign Office,<br />
November 2nd, 1917.</div>
<p style="text-align:justify;">Dear Lord Rothschild,<br />
I have much pleasure in conveying to you, on behalf of His Majesty&#8217;s Government, the following declaration of sympathy with Jewish Zionist aspirations which has been submitted to, and approved by, the Cabinet:<br />
&#8220;His Majesty&#8217;s Government view with favour the establishment in Palestine of a national home for the Jewish people, and will use their best endeavours to facilitate the achievement of this object, it being clearly understood that nothing shall be done which may prejudice the civil and religious rights of existing non-Jewish communities in Palestine, or the rights and political status enjoyed by Jews in any other country&#8221;.<br />
I should be grateful if you would bring this declaration to the knowledge of the Zionist Federation.</p>
<p style="text-align:justify;">Yours sincerely<br />
Arthur James Balfour</p>
<div style="text-align:justify;">Bersambung&#8230;.</div>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:arial;"><em>(diterjemahkan dan disarikan secara bebas dari wikipedia.org oleh Imam Hartoyo)</em></span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=22&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/10/berakhirnya-perang-dunia-i-dan-hubungannya-dengan-persiapan-pembentukan-negara-israel-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cermin Diri</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/01/cermin-diri/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/01/cermin-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 02:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[KH Rahmat Abdullah]]></category>

		<category><![CDATA[cermin diri]]></category>

		<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<category><![CDATA[harga diri]]></category>

		<category><![CDATA[harkat diri]]></category>

		<category><![CDATA[pks]]></category>

		<category><![CDATA[rahmat abdullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[KH Rahmat Abdullah
Orang-orang bijak pernah berpesan &#8220;Ma halaka ‘amru-un arafa Qadra nafsihi&#8221; (Tak akan celaka orang yang kenal harkat dirinya). Telah banyak orang binasa karena terlalu tinggi memasang harga diatas realita dirinya. Banyak yang lenyap dari peredaran karena terlalu murah menghargai dirinya - dengan waham ‘tawadhu&#8217; atau perasaan tidak mampu dan tidak punya apa-apa. Selebihnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>KH Rahmat Abdullah</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang bijak pernah berpesan &#8220;Ma halaka ‘amru-un arafa Qadra nafsihi&#8221; (Tak akan celaka orang yang kenal harkat dirinya). Telah banyak orang binasa karena terlalu tinggi memasang harga diatas realita dirinya. Banyak yang lenyap dari peredaran karena terlalu murah menghargai dirinya - dengan waham ‘tawadhu&#8217; atau perasaan tidak mampu dan tidak punya apa-apa. Selebihnya adalah jenis orang yang berjalan dalam tidur atau tidur sambil berjalan. Tepatnya pengigau berat. Ia tak pernah bisa menyadari dimana posisinya, apa yang terjadi di sekitarnya dan apa bahaya yang mengancam ummatnya. </p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kaitan sistem, baik ormas, partai atau pemerintahan kerap terjebak dalam waham-waham kekuasaan ; berbahasa dan bertindak dengan pendekatan kekuasaan. Mereka yang ‘berkuasa&#8217; merasa percaya diri, hanya karena secara de jure punya otoritas atas wilayah territorial, wilayah problematika dan wilayah sumber daya manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahwa wilayah ruhaniyah dan wilayah fikriyah tak dapat ditundukkan begitu saja oleh senjata, uang dan kedudukan, kerap luput dari renungan. Entah karena inikah ketika ALLAH mengaitkan keselamatan dunia dengan keberadaan Ulu Baqiyah (orang-orang yang potensial dipertahankan keberadaannya) dan mengemban misi ‘mencegah kerusakan di muka bumi&#8217;, justeru pada saat yang sama mereka yang (berbakat) zalim terus saja mengikuti kecenderungan hedonik mereka dan karenanya mereka menjadi durhaka (Qs. 10;116). Ghurur Hal terberat yang kau hadapi bukan keraguan, kebencian dan permusuhan orang yang tak mengenalmu. Sekeras apapun hati mereka, kekuatan Hidayah dapat menundukkan mereka kepada kebenaran da&#8217;wahmu, dengan idzin-Nya. Bila itu pun tidak, engkau tak akan dipersalahkan, karena tataranmu dakwah dan tataran-Nya hidayah. Cobaan berat, justru pada percaya diri yang tidak proporsional. Engkau nikmati benar sanjungan orang terhadap dirimu atau jamaahmu, padahal engkau sendiri jauh dari kepatutan itu. Malang nasibmu wahai orang yang percaya kepada kejahilan orang yang menyanjungmu, sedangkan engkau sangat terang melihat kekurangan dirimu.</p>
<p style="text-align:justify;">Mentalitas Qarun tersimpul dalam satu kalimat &#8220;Hadza Li&#8221; (Semua ini karyaku, karena aku, milikku). Ketika arogansi mendominasi hubungan ‘yang adi daya&#8217; dengan ‘yang tak berdaya&#8217;, maka yang pertama harus membayar ongkos yang sangat mahal ; dari antipati sampai kutukan mereka yang tak berdaya. Berat menyadarkan orang yang otaknya berjelaga, egois dan hanya melihat apa yang mereka anggap hak, tanpa kesadaran seimbang akan kewajiban. Kepada mereka Imam Syafii menegaskan : Bila engkau mendekatiku, mendekat pula cintaku Jika engkau menjauh, aku kan lebih jauh darimu.</p>
<p style="text-align:justify;"> Dalam hidup masing-masing kita Tak bergantung dengan saudara Dan kita lebih tidak bergantung lagi bila tamat usia. Orang yang mentah fikiran selalu mengandalkan sanjungan kosong, tak berbasis pada prestasi, atau mungkin mereka berprestasi, namun menganggap itu sebagai hal besar yang memungkinkan mereka memonopoli kebajikan. &#8220;Mereka membangkit-bangkit keislaman mereka (sebagai jasa) kepadamu. Katakan : ‘Janganlah kalian bangkit-bangkitkan kepadaku keislamanmu, akan tetapi ALLAH lah yang telah memberi karunia besar dengan membimbing kalian kepada Iman&#8230;&#8221; (Qs. 49:17). </p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum bubarnya Uni Sovyet, ada dua spesies yang sangat dibenci rakyat ; 1. Partai Komunis, 2. etnik Rus. Yang pertama dibenci karena selalu ingin campur dalam segala urusan orang. Dari urusan menteri, tentara, pegawai negeri, isteri pegawai, anak pegawai sampai mimpi-mimpi rakyat. Yang kedua tak tahu diri sebagai mayoritas, bagaikan truk besar yang berlari kencang, anginnya mementalkan kendaraan-kendaraan kecil di tepi jalan. Cermati bagaimana karakter kekuasaan itu tumbuh. Banyak orang yang berkuasa mengabaikan pengenalan wilayah-wilayah kekuasaan dengan segala karakternya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemerintah yang mempunyai otoritas memulainya dengan 3 wilayah : 1. Wilayah ardliyah (teritorial), 2. Wilayah insaniyah (kemanusiaan, SDM, rakyat), 3. Wilayah masailiyah (problematika). Dengan ketiga otoritas ini mereka dapat menggusur tanah rakyat, membagi HPH, menaikkan pajak, tarif, UMR, memainkan money politik, mencetak uang untuk kepentingan partai, membunuh karakter lawan politik dan memenjarakan mereka. Berapa lama mereka dapat berkuasa dengan tiga pilar ini ? Entahlah, yang jelas telah bertumbangan begitu banyak rezim dengan begitu banyak dana, senjata dan tentara. Mereka melupakan 2 wilayah yang sebenarnya pagi-pagi harus sudah dikuasai, bahkan sebelum mereka menguasai wilayah-wilayah lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jauh sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, rumah-rumah disana sudah menaungi begitu banyak muslim. Pada penghujung era Makkiyah, baiah Aqabah II telah menyuratkan pesan yang begitu kuat. &#8220;Kami siap melindungi Rasulu&#8217;Llah SAW, sebagaimana kami melindungi anak-anak dan isteri-isteri kami&#8221;. Madinah telah dikukuhkan menjadi bumi Islam sebelum para Muhajir berangkat kesana. Rasulullah sudah ditunggu dengan segala kerinduan, sebelum mereka melihat wajahnya. Da&#8217;wah Qur-an telah mengakar dalam wilayah ruhaniyah dan wilayah fikriyah mereka, dua wilayah yang pada saatnya melahirkan energi besar, mengalahkan semua penguasa yang hanya berpuas diri dengan tiga wilayah yang serba refleks, fenomenal dan efektif untuk waktu singkat.</p>
<p style="text-align:justify;">Wahan Tak kalah beratnya beban mental orang yang sama sekali tak mampu memberikan kontribusi. Ia sendiri tak mampu membantu dirinya sendiri, bahkan dengan sekedar percaya dan menyadari bahwa dirinya dapat berperan. Paradigma &#8220;La syai-a indi&#8221; (Saya tak punya apa-apa), telah banyak merugikan ummat. Dari sini orang berbuat, dari kontra produktif sampai amoral. Ia tak merasa ada kaitan sepakterjangnya dengan lingkungannya. Ia mampu melumuri citranya - sama seperti mereka yang over pede - tanpa cemas hal itu akan berdampak luas, bagi diri, keluarga dan lingkungannya. Mereka banyak memubadzirkan umur dan hidup tanpa program. Rendah diri dan karenanya tak jarang merawat hasad, dengki dan khianat. Mereka dapat tampil dalam figur seorang alim, publik figur dan apa saja yang ‘mulia&#8217;, namun mengabaikan berkah amal jama&#8217;i, karena merasa ‘tak sebodoh&#8217; komunitasnya atau lupa bahwa dirinya (dapat menjadi) besar di tengah mereka. Terkadang batas antara orang yang berlebihan percaya diri dengan yang sangat tak percaya diri, begitu sulit dibedakan. Kritik pedas bisa datang dari mereka yang gagal melaksanakan apa yang dikritiknya. Atau yang tak cukup punya keberanian berargumentasi karena kurang pedenya.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah berjabat tangan, ayunkah langkah dengan yakin dan lengkapi kekurangan diri dengan kelebihan saudara atau sebaliknya menopang kelemahan mereka dengan kekuatan diri yang ALLAH amanahkan. Banyak orang bingung mencari lahan kerja dan lahan kerja Da&#8217;wah tak pernah tutup. Dimana posisimu ? Mungkin beberapa kalangan akan keberatan bila kukatakan engkau telah menyulam halaman da&#8217;wah di negeri ini dengan benang emas dan menyemaikan benih-benih berkah di lahan tandus, sehingga berubah menjadi ladang-ladang subur masa depan. Pohon keadilan, buah kemakmuran, bunga kesetaraan, ranah kesetiaan dan rumah kasih sayang. Bukan tujuanmu menciptakan iri.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang begitu geram ketika hamba-hamba ALLAH perempuan keluar dari setiap gang dan kampus dengan jilbab mereka yang anggun dan IP mereka yang cemerleng. 20 tahun yang lalu harus keluar dari sekolah negeri yang dibangun dengan uang pajak mereka sendiri. Ya, kebangkitan memang bukan hanya sisi ini, namun banyak kebaikan tersimpulkan pada aspek ini. Intinya ; Perubahan. Dan hari ini puncak gunung es itu telah memperlihatkan dinamika besar kebangkitan, shahwah yang penuh berkah.</p>
<p style="text-align:justify;">Tauhid adalah sistem konstruksi terpadu yang meletakkan segalanya tepat pada tempat, peran dan kepatutannya. Intelektual adalah sistem pengapianmu yang tak pernah padam. Kader-kader yang selalu ikhlas berkorban adalah roda yang siap menjelajah medan-medan berat. Keulamaan adalah sistem kendali-mu yang tahu kapan harus berbelok, menanjak, menurun dan menerobos hutan belantara, padang tandus serta bebatuan. Yang tak bergaransi ialah kondisi jalan, bahkan sekali pun dengan rute yang jelas dan lurus, kendaraan yang teruji, kru yang jujur, pakar dan sabar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari semua setting ini, tentukanlah dimana posisimu ; penonton yang mencari hiburan, penunggu yang tak punya empati, atau pengharap kegagalan karena ada yang tak sejalan dengan persepsi mereka. Atau penuntun dan pengikut dengan pengenalan sistem navigasi yang akurat dan keyakinan yang mantap, bahwa laut tetap bergelombang dan di seberang ada pantai harapan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=15&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/01/cermin-diri/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kejahatan Korporatokrasi di Indonesia</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/01/kejahatan-korporatokrasi-di-indonesia/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/01/kejahatan-korporatokrasi-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 00:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Books]]></category>

		<category><![CDATA[Amerika]]></category>

		<category><![CDATA[Bank Dunia]]></category>

		<category><![CDATA[Budiarto Shambazy]]></category>

		<category><![CDATA[Confession]]></category>

		<category><![CDATA[corporate]]></category>

		<category><![CDATA[corporatocracy]]></category>

		<category><![CDATA[economic hitman]]></category>

		<category><![CDATA[hitman]]></category>

		<category><![CDATA[IMF]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[John Perkins]]></category>

		<category><![CDATA[kejahatan korporatokrasi]]></category>

		<category><![CDATA[KKN]]></category>

		<category><![CDATA[kolusi]]></category>

		<category><![CDATA[Kompas]]></category>

		<category><![CDATA[korporat]]></category>

		<category><![CDATA[korporatokrasi]]></category>

		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<category><![CDATA[mafia]]></category>

		<category><![CDATA[mafia ekonomi]]></category>

		<category><![CDATA[nepotisme]]></category>

		<category><![CDATA[World Bank]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Budiarto Shambazy
Wartawan Senior Harian KOMPAS 
 
John Perkins adalah penulis asal Amerika Serikat (AS) yang mengungkapkan kejahatan korporatokrasi yaitu jaringan yang bertujuan memetik laba melalui cara-cara korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dari negara-negara Dunia Ketiga termasuk Indonesia. Dalam buku pertamanya, Confession of An Economic Hitman (2004), Perkins menyebut dirinya Bandit Ekonomi atau Economic Hitman (EHM) yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh Budiarto Shambazy</p>
<p style="text-align:justify;">Wartawan Senior Harian KOMPAS </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">John Perkins adalah penulis asal Amerika Serikat (AS) yang mengungkapkan kejahatan korporatokrasi yaitu jaringan yang bertujuan memetik laba melalui cara-cara korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dari negara-negara Dunia Ketiga termasuk Indonesia. Dalam buku pertamanya, Confession of An Economic Hitman (2004), Perkins menyebut dirinya Bandit Ekonomi atau Economic Hitman (EHM) yang bekerja di perusahaan konsultan di Boston, AS. Cara kerja mereka mirip mafia karena menggunakan semua cara, termasuk pembunuhan, untuk mencapai tujuan. Ia mengungkapkan bandit-bandit ekonomilah yang melenyapkan Presiden Panama Omar Torrijos dan Presiden Ekuador Jaime Roldós. &#8220;Kita melakukan pekerjaan kotor. Tak ada yang tahu apa yang kamu lakukan, termasuk istri kamu. Kamu ikut atau tidak? Kalau mau, kamu dilarang keluar dari MAIN sampai meninggal dunia,&#8221; kata bos Perkins yang suatu hari raib bagai hantu. Tugas pertama Perkins membuat laporan-laporan fiktif untuk IMF dan World Bank agar mengucurkan utang luar negeri kepada negara-negara Dunia Ketiga. Tugas kedua Perkins membangkrutkan negeri penerima utang. Setelah tersandera utang menggunung, negara pengutang dijadikan kuda yang dikendalikan kusir. Negara pengutang ditekan agar, misalnya, mendukung Pemerintah AS dalam voting di Dewan Keamanan PBB. Bisa juga negara pengutang dipaksa menyewakan lokasi untuk pangkalan militer AS. Sering terjadi korporatokrasi memaksa negeri pengutang menjual lading-ladang minyak mereka kepada MNC (multinational corporation) milik negara-negara barat. Selama tiga bulan pada tahun 1971, Perkins berkeliling ke berbagai tempat menyiapkan dongeng tentang pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita (GNP), dan berbagai indikator lain yang dipalsukan dan dilaporkan kepada IMF dan World Bank. Para eksekutif kedua lembaga tersebut pura-pura terpesona pada berbagai indikator yang angkanya dicatut para bandit ekonomi itu dan segera menyalurkan utang. Bos Perkins, Charlie Illingworth, mengingatkan Perkins bahwa Presiden AS, Richard Nixon, menginginkan kekayaan Indonesia diperas sampai kering. Di mata Nixon, Indonesia ibarat real estate terbesar di dunia yang tak boleh jatuh ke tangan Uni Sovyet atau China. &#8220;Berbicara tentang minyak bumi, kita tergantung dari Indonesia. Negara ini bisa jadi sekutu kuat kita,&#8221; kata Illingworth kepada Perkins di Bandung. Eksistensi korporatokrasi disambut hangat para pejabat tinggi Orde Baru. Korporatokrasi membuka peluang emas untuk KKN. Konspirasi antara korporatokrasi dengan kleptokrasi Orde Baru dijalin melalui prinsip &#8220;tahu sama tahu&#8221; dalam rangka &#8220;pembangkrutan&#8221; (bukan pembangunan) Indonesia. Konspirasi inilah yang mengawali berputarnya lingkaran setan utang yang dielu-elukan ideologi pembangunan Orde Baru. Pembangunan berbagai proyek infrastruktur itu bertujuan merebut laba maksimal bagi perusahaan-perusahaan AS. Tujuan lainnya memperkaya elite Orde Baru dan keluarganya agar mereka tetap loyal kepada korporatokrasi. Utang yang semakin menggunung akan semakin menguntungkan persekongkolan itu. Dan Perkins pun dinyatakan lulus sebagai bandit ekonomi andal berkat karirnya yang sukses di Indonesia. Sebagai ekonom utama di MAIN, Perkins memberikan rekomendasi jumlah utang yang disalurkan IMF dan World Bank. Salah satu syaratnya, pemerintah harus menyalurkan 90 persen dari utang itu ke kontraktor-kontraktor AS yang membangun berbagai proyek infrastruktur seperti jalan raya atau pelabuhan yang dikerjakan para pejabat tinggi Orde Baru dan keluarganya. Jika Presiden Soekarno menentang kehadiran korporatokrasi, Presiden Soeharto sebaliknya. Tak heran utang luar negeri Soekarno tak lebih dari 2,5 milyar dolar AS, sebaliknya utang luar negeri Soeharto lebih dari 100 milyar dolar AS. Kongkalikong korporatokrasi dengan kleptokrasi tampak dari proyek Pembangkit Tenaga Uap (PLTU) Paiton I dan II yang nilainya 3,7 milyar dolar AS. Megaproyek ini tak bermanfaat sebab harga listrik yang dihasilkan 60 persen lebih mahal daripada di Filipina atau 20 kali lebih mahal dibandingkan di AS. Dana pembangunan Paiton berasal dari utang yang disalurkan ECA(export credit agencies) asal negara-negara maju. Korupsi Orde Baru dimulai ketika 15,75 persen saham megaproyek itu disetor kepada kroni dan keluarga Soeharto. Kontrak-kontrak Paiton, mulai dari pembebasan lahan sampai monopoli suplai batu bara, dihadiahkan tanpa tender kepada konspirasi korporatokrasi dengan kleptokrasi. Setelah Soeharto lengser ing keprabon, ketahuanlah nilai proyek Paiton terinflasi 72 persen. Pemerintah-pemerintah pasca Soeharto coba menegosiasi ulang Paiton dengan argumen megaproyek itu adalah hasil KKN. Akibatnya Indonesia selama 30 tahun harus membayar ganti rugi 8,6 sen dolar AS per kWh walaupun kemampuan pemerintah cua dua sen dolar AS per kWh. Soekarno bersikap tegas menghadapi korporatokrasi. Pada awal decade 1960, minyak bumi mencakup seperempat dari total ekspor dan didominasi MNC yang menanam modal 400 juta dolar AS. Caltex (AS) menguasai 85 persen ekspor, Stanvac (AS) 5 persen, dan Permina (kini Pertamina) 10 persen. Pada tahun 1963, total ekspor mencapai 94 juta barrel per tahun atau 1,7 persen dari konsumsi dunia. Sejak 1951, Soekarno membekukan konsesi bagi MNC melalui UU No. 44/1960 yang berbunyi,&#8221;Seluruh pengelolaan minyak dan gas alam dilakukan negara atau perusahaan negara.&#8221; Sejak merdeka, MNC berpegang pada perjanjian let alone agreement yang memustahilkan nasionalisasi dan mewajibkan MNC mempekerjakan pribumi lebih banyak daripada orang asing. Pembekuan konsesi membuat MNC kelabakan karena laba menurun. Tiga besar (Stanvac, Caltex, dan Shell) meminta negosiasi ulang, namun Soekarno mengancam akan menjual seluruh konsesi ke negara-negara lain jika mereka menolak UUNo. 44/1960. Pada bulan Maret 1963 Soekarno mengatakan,&#8217;Aku berikan Anda waktu beberapa hari untuk berpikir dan Aku akan batalkan semua konsesi jika Anda tidak mau memenuhi tuntutanku.&#8221;  Soekarno menuntut Caltex menyuplai 53 persen dari kebutuhan domestik yang harus disuling Permina. Surplus produksi Tiga Besar harus dipasarkan ke luar negeri, dan semua hasilnya diserahkan kepada pemerintah. Caltex wajib menyerahkan fasilitas distribusi dan pemasaran dalam negeri kepada pemerintah, dan biaya prosesnya diambil dari laba ekspor mereka. Caltex harus menyediakan dana dalam bentuk valuta asing yang dibutuhkan pemerintah untuk membiayai pengeluaran serta investasi modal yang dibutuhkan Permina. Soekarno menuntut Caltex menyuplai kebutuhan minyak tanah dan BBM dalam negeri. Formula pembagian laba ditetapkan 60 persen untuk pemerintah dalam mata uang asing dan 40 persen untuk Caltex yang dihitung dalam mata uang rupiah. Berbagai tuntutan Soekarno membuat Caltex panik, dan mereka meminta bantuan dari Presiden AS John F. Kennedy. Padahal pemerintah baru mau menandatangani program paket stabilisasi IMF yang ditawarkan Kennedy. Sehari setelah penandatangan paket IMF itu, Soekarno menerbitkan Regulasi 18  yang berisi berbagai tuntutannya. Soekarno menolak paket stabilisasi IMF dikaitkan dengan Regulasi 18. Setelah melewati negosiasi alot, Sekarno dan Kennedy menyepakati system kontrak karya. Sistem ini menegaskan pemerintah memiliki kedaulatan atas kekayaan minyak bumi sampai komoditas itu diangkut ke tempat penjualan (point of sales). MNC cuma berstatus sebagai kontraktor dan jangka waktu serta area konsesi dibatasi dibandingkan dengan versi let alone agreement. MNC menyerahkan 25 persen area eksplorasi setalah 5 tahun dan 25 persen lainnya setelah 10 tahun. Pembagian laba tetap 60:40 persen. MNC wajib menyediakan kebutuhan pasar domestik dengan harga tetap dan menjual asset distribusi serta pemasaran setelah jangka waktu tertentu. MNC menerima kontrak karya, Kennedy dan Kongres AS menyetujui paket stabilisasi IMF yang oleh Soekarno diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Nasional (RPN) Ketiga 1961-1969. Bandingkan kontrak karya dengan system PSA (profit sharing agreement) versi Soeharto. PSA seolah-olah menempatkan pemerintah sebagai pemilik, sementara MNC sebagai kontraktor.Padahal pada prakteknya MNC yang mengontrol ladang minyak yang mendatangkan laba yang berlipat ganda. PSA seolah-olah pembagian hasil yang adil, padahal tidak. Klausul stabilisasi PSA mengatakan seluruh UU tidak berlaku bagi kegiatan MNC dalam rangka mencari laba dan tak bisa jadi rujukan jika sengketa terjadi. Yang menjadi rujukan adalah hukum internasional yang tak kenal kedaulatan atau kepentingan nasional. Cerita sukses PSA di Indonesia dipraktekkan korporatokrasi untuk menguasai minyak bumi Irak era pasca Presiden Saddam Hussein. Irak diserbu pasukan AS lewat dongeng tentang senjata pemusnah masal yang tak pernah ada untuk membuka jalan bagi masuknya korporatokrasi. Itulah sebabnya, buku Perkins tentang bahaya korporatokrasi ini amat menarik dan masih sangat relevan untuk mengikuti perkembangan di Irak. Di buku Confession, Perkins menceritakan kegalauan pribadinya. Di buku ini ia menawarkan berbagai solusi menghadapi kejahatan korporatokrasi. Solusi-solusi itu bukan konsep kosong belaka, namun dalam bentuk petunjuk-petunjuk praktis yang mudah dipahami. Ia mengajak warga dunia memerangi kejahatan korporatokrasi dengan berbagai jenis senjata ampuh. Ia bukan Cuma ekonom yang bebas nilai, namun juga pemikir global yang dibutuhkan kehadirannya. Ia bukan intelektual tanpa ideologi, namun juga seorang humanis sejati.      </p>
<p> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=13&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/04/01/kejahatan-korporatokrasi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kedunguan Kasta vs Komitmen Perjuangan</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/03/25/kedunguan-kasta-vs-komitmen-perjuangan/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/03/25/kedunguan-kasta-vs-komitmen-perjuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 09:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[KH Rahmat Abdullah]]></category>

		<category><![CDATA[da'wah]]></category>

		<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>

		<category><![CDATA[kasta]]></category>

		<category><![CDATA[pks]]></category>

		<category><![CDATA[rahmat abdullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[KH Rahmat Abdullah
Pada suatu hari lewatlah seseorang di depan Rasulullah SAW. Beliau bertanya kepada seseorang disampingnya: &#8220;Bagaimana pendapatmu tentang orang ini?&#8221; Orang itu menjawab: &#8220;Ia lelaki golongan terhormat. Demi ALLAH, seandainya meminang pastilah diterima dan bila memberi pembelaan pasti dikabulkan&#8221;. Lalu Rasulullah SAW berdiam. Kemudian melintaslah seseorang. Rasulullah bertanya kepada orang yang disampingnya tadi: &#8220;Bagaimana pandanganmu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><pre style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;">KH Rahmat Abdullah</span></pre>
<p style="text-align:justify;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Arial"><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;">Pada suatu hari lewatlah seseorang di depan Rasulullah SAW. Beliau bertanya kepada seseorang disampingnya: &#8220;Bagaimana pendapatmu tentang orang ini?&#8221; Orang itu menjawab: &#8220;Ia lelaki golongan terhormat. Demi ALLAH, seandainya meminang pastilah diterima dan bila memberi pembelaan pasti dikabulkan&#8221;. Lalu Rasulullah SAW berdiam. Kemudian melintaslah seseorang. Rasulullah bertanya kepada orang yang disampingnya tadi: &#8220;Bagaimana pandanganmu tentang orang ini?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Ia muslim yang faqir. Bila meminang pantas ditolak, bila memberi pembelaan takkan didengar pembelaannya dan bila berbicara takkan didengar ucapannya&#8221;. Rasulullah SAW bersabda : &#8220;Sepenuh bumi ia lebih baik daripada orang tadi (yang pertama)&#8221; (HSR Muslim).<br />
Ketika Da’wah ini muncul dan eksis dalam waktu yang sangat singkat, ia telah menyata-kan jatidirinya dengan jelas. Ia adalah kemenangan bagi siapa saja yang mau berjuang, tidak peduli anak siapa dan berapa kekayaan bapaknya. Ia tidak peduli penolakan Bani Israil paska nabi Musa AS ketika nabi mereka menyatakan bahwa Thalut yang miskin telah dipilih ALLAH untuk menjadi pemimpin mereka (Qs.2:247). Ia tidak juga meman-jakan ‘kesombongan intelektualisme’ kaum nabi Nuh AS yang mencap Nuh hanya diikuti oleh ‘orang-orang rendah, yang dangkal fikiran’ (aradziluna. badia’r ra’yi, tidak kritis, Qs. 11:27). Bahkan ia pun tak sungkan-sungkan menegur keras nabinya karena ‘logika prioritas’ yang dibangunnya menyebabkan Abdullah bin Ummi Maktum ‘nyaris tertinggal’. Alqur-an menyebutkan &#8220;Ia telah bermasam muka dan berpaling, ketika datang kepadanya hamba yang buta……&#8221; (Qs. 80:1-2).<br />
Siapa yang tak kenal keutamaan keempat khalifah dan beberapa tokoh legendaris di kalangan para sahabat? Namun, carilah dimana nama mereka terpampang dan bukan hanya sifat, selain Zaid, RA (Qs.33:37) ? ‘Kelas’ inilah yang diakui sebagai kekuatan yang dengan mereka &#8220;kalian diberi rezki dan dimenangkan&#8221;. (HSR Bukhari)<br />
Pungguk Mengaku Duduki Bulan Demi kepentingan mereka, bahkan Dzulqarnain mengoreksi salah kaprah yang merugikan mereka sendiri. &#8220;… mereka berkata: &#8220;Wahai Dzulqarnain, maukah Engkau kami beri upeti, agar mau membangunkan tembok (benteng) yang dapat melindungi kami dari (serangan) mereka?&#8221; Ia menjawab; &#8220;Kedudukan yang ALLAH telah berikan kepadaku itu lebih baik. Cukuplah kalian membantuku dengan kekuatan, aku bangunkan benteng yang kuat, memisahkan antara kamu dan mereka&#8221; (Qs.18:94-95). Tanpa pembinaan dan penataan yang benar kelas ini akan menjadi kekuatan destruktif yang dikendalikan tangan-tangan berdarah. Dendam kemiskinan kerap membuat orang melahap fatamorgana. Mereka melahap tuduhan bahwa masyarakat tak peduli kepada derita mereka, lalu menyambut lambaian para penipu yang akan menunggangi mereka. Kalau para kader hanya mencemooh dari jauh kelicikan para tengkulak yang memperdagangkan kemiskinan dan melahap begitu banyak hak masyarakat miskin, tetaplah roda kemenangan berpihak kepada angkara murka. Banyak orang kaya baru (OKB) berlomba-lomba memamerkan kekayaan mereka dan politisi dari partai-partai baru yang mencaci-maki partai tiran dan korup sebelumnya.<br />
Tetapi ajaib, mereka menjadi begitu norak, kemaruk dan lebih ‘ndeso’ dari para pendahulu.. Orang kaya merambat tak perlu waktu adaptasi. Orang kaya mendadak benar-benar perlu belajar membawa diri. Tetapi orang kaya turunan dan orang kaya mendadak sama-sama perlu memahami dan mengingat kembali kemiskinan, betapa pun pahit. Kader yang menyikapi jabatan yang diterimanya lebih sebagai amanah dari pada kehormatan, akan dengan cepat belajar menyesuaikan diri dan memahahami karakteristik tugas dan tantangannya. Bawahan yang lebih pandai, diakuinya dan didorongnya untuk cepat menggapai posisi yang lebih sesuai.<br />
Mereka berendah hati, karena memang tak takut jatuh dengan merendah. Sebaliknya mereka yang bagaikan senior perpeloncoan yang kerap bermasalah dalam IP mereka, sering menampakkan gejala ketakutan ‘disaingi’. Perasaan berkasta tinggi. Melecehkan orang yang mereka anggap berkasta lebih rendah. Menelikung siapa saja yang di luar koneksi. Mengkoptasi semua demi keharuman citra diri. Memecahkan masalah dengan menyalahkan orang lain. Melapor segalanya beres tanpa ada yang dibereskan.<br />
Hal paling berat bagi kader yang berorientasi kekuasaan atau dunia ialah usaha untuk mendengarkan dan memahami. Mereka lebih suka didengar, difahami dan dimaklumi. Tak ada kemajuan dalam prestasi kecuali seni membuat-buat alasan. Karena otak tak bekerja kerap, mereka lebih suka menggunakan lutut. Muncullah kader-kader ‘gagah’ dengan mengimitasi tampilan serdadu, bukan meningkatkan etos, disiplin dan kehormatan jundi sejati. &#8220;Army Look&#8221; adalah kebanggaan mereka yang ingin diterima tanpa harus mengajukan dalil, yang penting orang takut dan nurut. Kader Sejati Pepatah lama menyadarkan kita betapa pentingnya mendengar. &#8220;Ta’allam husna’l Istima’ kama tata’allam husna’l Hadits&#8221; (Belajarlah cakap mendengar sebagaimana engkau be-lajar untuk pandai bercakap).<br />
Para ‘penjaja’ Fasad telah begitu lihai menggeser cita-rasa masyarakat. Mereka membentuk identitas ABG dengan segala asesori termasuk bahasa. Mereka bentuk mental attitude-nya sendiri dan bahasa gaulnya sendiri. Seluruh sasaran bahasa adalah penjungkirbalikan kemapanan. Dan agama adalah bagian yang dianggap kemapanan. Bahasa fasad lebih fasih dari pada bahasa Islah. Ada bahasa gaul untuk remaja, ada bahasa gaul untuk tua-bangka dan ada bahasa gaul untuk preman, morfinis dan kriminal lainnya.<br />
’Ala Man Taqra’ Zabura ?!&#8221; (Kepada siapa Anda Bacakan Zabur?), adalah sindiran tajam bagi da’i yang asyik menyusun kata dan menikmatinya sendiri, tanpa peduli apakah komunikannya dapat mengerti. Dalam pertarungan memperebutkan pendukung, ada kekuatan berhasil meyakinkan calon pendukungnya dengan idiom-idiom tipuan yang memukau rakyat. Ada yang dengan jujur meneriakkan visi dan misi mereka, tetapi tidak cukup sampai ke telinga batin mereka. Banyak kondisi menipu (Zhuruf Muzayyafah), yang kerap membuahkan kekecewaan. Sesudah iman, ikhlas dan pengenalan konsep serta medan, kemampuan transformasi fikrah dan menangkap gejolak arus bawah mutlak perlu dipertajam. Pesan-pesan penyampaian dengan berbagai pendekatan, patut dibiasakan;<br />
1. Khathibu’n Nas ala Qadri uqulihim (Serulah masyarakat sesuai dengan kadar akal mereka), 2. Khathibu’n Nas bilughati qaumihim (Serulah masyarakat dengan bahasa kaum mereka), 3. Anzilu’n Nas manazilahum (Dudukkan masyarakat menurut kedudukan mereka).<br />
Karena da’wah bukanlah obral candu, perlu diuji ulang, cukup tajamkah telinga ini mendengar krucuk perut yang hanya berisi angin. Cukup sensitifkah mata memandang seorang akh yang membisu dalam kelaparannya yang sangat dan isterinya yang gemetar menanti rizki yang datang dengan sabar. Masihkah ada waktu muhasabah sebelum tidur, menyusuri wajah demi wajah, adakah yang belum tersantuni. Atau menelisik kader yang hanya diberi sanksi, tanpa seorang pun tahu, tiga hari ini ia tak punya tenaga karena sama sekali tak dapat makanan.<br />
Ini mozaik kehidupan kita yang harus ditata menjadi serasi dan harmoni. Malang nasib dia yang mati rasa, nyinyir menyindir kesengsaraan saudara sebagai buah kemalasan, seraya menghabiskan bertalam-talam makanan yang tak dapat lagi memenuhi rongga perutnya. Bagaimana ia dapat memahami gelombang besar rakyatjelata yang bagai singa terluka, menanti kapan saatnya menerkam dengan penuh murka.</span></font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=14&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/03/25/kedunguan-kasta-vs-komitmen-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WHY GOOD THINGS HAPPEN TO GOOD PEOPLE</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/25/why-good-things-happen-to-good-people/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/25/why-good-things-happen-to-good-people/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 09:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[From My Inbox]]></category>

		<category><![CDATA[good things]]></category>

		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>

		<category><![CDATA[kindness]]></category>

		<category><![CDATA[sedekah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[
Seorang anak muda yang sangat miskin bekerja sebagai wiraniaga untuk membiayai uang kuliahnya. Pada suatu hari, ia sangat bingung karena ia hanya punya uang sepuluh sen saja, padahal ia sangat kelaparan. Ia memberanikan dirinya untuk minta makan pada tetangganya, tapi ia gugup ketika seorang nyonya yang perlente membuka pintu. Ia tidak jadi minta makanan. Ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="MsoNormal" style="vertical-align:top;text-align:justify;"></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Seorang anak muda yang sangat miskin bekerja sebagai wiraniaga untuk membiayai uang kuliahnya. Pada suatu hari, ia sangat bingung karena ia hanya punya uang sepuluh sen saja, padahal ia sangat kelaparan. Ia memberanikan dirinya untuk minta makan pada tetangganya, tapi ia gugup ketika seorang nyonya yang perlente membuka pintu. Ia tidak jadi minta makanan. Ia minta segelas air saja. </span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Perempuan itu merasa bahwa anak muda itu dalam kesusahan. Ia berikan kepadanya segelas susu. Ia minum perlahan-lahan. Ia bertanya, “Berapa?” </span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">“Anda tidak perlu bayar apa pun?” kata perempuan itu, “Ibuku mengajarkan untuk tidak menerima apa pun buat perbuatan baik</span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">“Kalau begitu, terimakasih saya yang setulus-tulusnya,” katanya. Ketika anak muda itu meninggalkan rumah itu, ia merasa lebih bahagia dan keimanannya kepada Tuhan serta kepercayaannya kepada umat manusia menjadi lebih kuat. </span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Bertahun-tahun kemudian, nyonya yang baik itu jatuh sakit. Dokter-dokter tidak tahu persis apa penyakit yang dideritanya. Ia dikirim ke rumah sakit dan diserahkan kepada anak muda dulu yang kini sudah menjadi dokter. </span><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Ketika ia mendengar nama kota asal pasiennya, matanya bersinar dan mulai menduga-duga siapa dia. </span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Ia mulai merawatnya dan segera mengenal sang nyonya. Ia bekerja keras untuk menyelamatkan nyawanya. Akhirnya, setelah perjuangan yang berat, perempuan itu sembuh.<span>  </span></span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Dokter itu meminta administrasi rumah sakit untuk menyampaikan kepadanya tagihan untuk ia setujui. Ia memperbaiki tagihan itu dan menandatanganinya. Di atas tagihan biaya rumah sakit itu ia menuliskan catatan kecil. Ia krimkan kembali kepada pasiennya. </span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Perempuan itu tahu ia harus membayar tagihan itu selama sisa usianya. Walaupun ia bahagia karena telah disembuhkan, ia juga kuatir tidak bisa membayarnya. Ia membuka amplop dan terkejut ketika membaca tulisan di atas surat tagihan itu: “Tagihan ini sudah dibayar bertahun-tahun yang lalu dengan segelas susu- dr Howard.” </span></div>
<div style="vertical-align:top;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Tangisan kebahagiaan membasahi mukanya. Ia bersyukur kepada Tuhan dan berterimakasih kepada dokter muda itu akan balasan kebaikannya.” </span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=12&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/25/why-good-things-happen-to-good-people/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rampok Tanah</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/16/rampok-tanah/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/16/rampok-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 10:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[My Thought]]></category>

		<category><![CDATA[al aqsha]]></category>

		<category><![CDATA[israel]]></category>

		<category><![CDATA[jerusalem]]></category>

		<category><![CDATA[palestina]]></category>

		<category><![CDATA[perampok]]></category>

		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/16/rampok-tanah/</guid>
		<description><![CDATA[Ngomong-ngomong soal Palestina, bagi yang belum tahu, Palestina dibagi dua, menjadi wilayah “Arab” (maksudnya Palestina sekarang, berisi warga Islam dan Kristen) dan wilayah “Yahudi”, dengan adanya resolusi PBB tanggal 29 Nopember 1947. Lengkapnya ada di http://en.wikipedia.org/wiki/1947_UN_Partition_Plan. Deadline pelaksanaan resolusi itu sendiri adalah 1 Agustus 1948. Text lengkapnya ada di sini, http://www.palestinecenter.org/cpap/documents/resolution181.html. Pelaksanaan ini tidak terlepas dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;">Ngomong-ngomong soal Palestina, bagi yang belum tahu, Palestina dibagi dua, menjadi wilayah “Arab” (maksudnya Palestina sekarang, berisi warga Islam dan Kristen) dan wilayah “Yahudi”, dengan adanya resolusi PBB tanggal 29 Nopember 1947. </span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;">Lengkapnya ada di <a title="http://en.wikipedia.org/wiki/1947_UN_Partition_Plan" href="http://en.wikipedia.org/wiki/1947_UN_Partition_Plan">http://en.wikipedia.org/wiki/1947_UN_Partition_Plan</a>. Deadline pelaksanaan resolusi itu sendiri adalah 1 Agustus 1948. Text lengkapnya ada di sini, <a title="http://www.palestinecenter.org/cpap/documents/resolution181.html" href="http://www.palestinecenter.org/cpap/documents/resolution181.html">http://www.palestinecenter.org/cpap/documents/resolution181.html</a>.</span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;"> </span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;">Pelaksanaan ini tidak terlepas dari janji yang diberikan Inggris kepada Zionis pada 2 Nopember 1917 (declaration of sympathy with Jewish Zionis aspirations). Selengkapnya, dan bunyi text nya, lihat di <a title="http://en.wikipedia.org/wiki/Balfour_Declaration_of_1917" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Balfour_Declaration_of_1917">http://en.wikipedia.org/wiki/Balfour_Declaration_of_1917</a>.</span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;"> </span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;">Buat yang belum tahu apa itu Zionist, lihat di sini, <a title="http://en.wikipedia.org/wiki/Zionist" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zionist">http://en.wikipedia.org/wiki/Zionist</a>. Di situ terdefinisi bahwa Zionis merupakan suatu organisasi politik internasional yang bertujuan mencari wilayah negara bagi Israel, dan didirikan oleh Theodor Herzl, orang Austria, Yahudi Eropa.</span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;"> </span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;">Hitler sendiri nyata-nyata memegang peranan penting dalam membentuk negara Israel tahun 1948, karena gara-gara kebijakan holocaust-nya lah, terjadi imigrasi besar-besaran ke Palestina. Selengkapnya lihat di <a title="http://en.wikipedia.org/wiki/Category:Jewish_emigration_from_Nazi_Germany" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Category:Jewish_emigration_from_Nazi_Germany">http://en.wikipedia.org/wiki/Category:Jewish_emigration_from_Nazi_Germany</a>.</span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;"> </span></span><span style="font-size:x-small;color:#000080;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;color:#000080;font-family:Arial;">Pembentukan negara Israel merupakan perampokan tanah besar-besaran yang direkayasa oleh Eropa (Inggris, Amerika, PBB, Zionis) terhadap tanah arab. Dahulunya, sebelum ada negara Israel, bangsa Arab Islam, Kristen, dan Yahudi hidup damai berdampingan di Palestina, tetapi kemudian harus dibagi-bagi menjadi dua sebagai wilayah “Arab” dan “Yahudi”, di mana sebagian besar Yahudi nya sendiri adalah Yahudi imigran dari Eropa.</span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akhtarsajid.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akhtarsajid.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akhtarsajid.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akhtarsajid.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akhtarsajid.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akhtarsajid.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akhtarsajid.wordpress.com&blog=1740987&post=11&subd=akhtarsajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhtarsajid.wordpress.com/2008/01/16/rampok-tanah/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/akhtarsajid-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhtar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dokter Gila itu ngomong : &#8220;ITU BUKAN URUSAN SAYA!!!!!&#8221;</title>
		<link>http://akhtarsajid.wordpress.com/2007/12/21/dokter-gila-itu-ngomong-itu-bukan-urusan-saya/</link>
		<comments>http://akhtarsajid.wordpress.com/2007/12/21/dokter-gila-itu-ngomong-itu-bukan-urusan-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 09:13:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhtarsajid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[From My Inbox]]></category>

		<category><![CDATA[dokter]]></category>

		<category><![CDATA[etika]]></category>

		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>

		<category><![CDATA[moral]]></category>

		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhtarsajid.wordpress.com/2007/12/21/dokter-gila-itu-ngomong-itu-bukan-urusan-saya/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah satu cerita lagi mengenai kondisi rumah sakit di Indonesia. Saya peroleh ini melalui email beberapa hari yang lalu. Sebenarnya bukan cerita baru, tapi cukup menyentak hati nurani saya, sehingga saya pikir harus di-posting di sini:
Malam itu, Sabtu 8 Desember 2007. Ketika terjadi kecelakaan di depan rumah yang mengakibatkan seorang gadis 18 tahun bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Ini adalah satu cerita lagi mengenai kondisi rumah sakit di Indonesia. Saya peroleh ini melalui email beberapa hari yang lalu. Sebenarnya bukan cerita baru, tapi cukup menyentak hati nurani saya, sehingga saya pikir harus di-posting di sini:</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-weight:bold;color:#000099;font-family:Georgia;">Malam itu, Sabtu 8 Desember 2007</span><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">. Ketika terjadi kecelakaan di depan rumah yang mengakibatkan seorang gadis 18 tahun bernama Wulan sempat &#8216;gak sadar beberapa saat setelah kejadian.</span></span><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Begitu terbiasa dengan suara-suara motor di depan rumah yang jatuh terguling entah karena jalanan licin dan kurang hati-hati pengendara-nya, atau karena bertabrakan dengan motor lain, membuat gue sedikit hapal dengan perkiraan hasil akhir kejadian tersebut, dari suara yang ditimbulkan. Kali ini sungguh dramatis, dan gue &#8216;gak yakin sendiri apakah kotak P3K yang gue sambar dalam kalut menghambur menuju ke jalanan depan rumah akan berguna.</span></span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Heran dengan cukup banyak noda darah di lengan baju, akhirnya gue dan rekan mulai memeriksa sekujur tubuh Wulan yang &#8216;gak ada luka sama sekali kecuali lecet bekas kena aspal yang mengeluarkan darah di kaki. Segera gue semprot spray anti infeksi itu luka, dan cukup lega mendengar Wulan merintih <em><span style="font-style:italic;">&#8220;sakiiiiiittttt&#8221;</span></em>, waktu luka-nya disemprot. Tapi tetap aja kami heran dari mana noda-noda darah di lengan itu&#8230;</span></span></div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Setelah sibuk meneliti dan memastikan &#8216;gak ada masalah dengan patah tulang, akhirnya kami memberanikan diri untuk membalikkan badan Wulan, dan dari situ baru kami menyadari&#8230; luka di kepala Wulan cukup besar. Dan genangan darah beku di rambut panjang-nya mendukung perkiraan kami. Gunting rambut dan handuk basah segera melakukan tugasnya, rambut panjang-nya sangat lebat. Namun kejadian selanjutnya sungguh membuat kami takut&#8230; Wulan mulai muntah-muntah dengan hebat-nya&#8230;</span></span></div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Berbekal seadanya tanpa persiapan memadai kami langsung menuju rumah sakit yang terletak sekitar 400 meter dari rumah. Dan Wulan masih muntah-muntah di dalam mobil. Sampai di UGD RS Permata Bunda yang letaknya di perempatan jalan, perawat jaga yang ditemui menyatakan tidak sanggup menangani, membuat kami harus bergegas menuju RS berikutnya di daerah menuju Depok Timur. RS Hermina yang cukup besar ini sempat menerima Wulan di dalam UGD, dan dokter jaga di dalamnya menyarankan untuk segera dilakukan CT Scan, melihat luka yang besar di kepala dan tonjolan hitam di mata Wulan. Kami oke saja mengangguk menyetujui. Dan ternyata&#8230; di RS inipun alat CT Scan tidak ada. <em><span style="font-style:italic;">*sigh*&#8230; </span></em>Terpaksa Wulan kami pindah lagi dari <em><span style="font-style:italic;">bed </span></em>ke dalam mobil untuk mencari rumah sakit yang cukup besar dan mempunyai alat CT Scan.</span></span></div>
<p><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Sampai di <strong><span style="font-weight:bold;">RS Sentra Medika, Cimanggis</span></strong>.<br />
<span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Wulan cukup cepat dipindah dari mobil menuju <em><span style="font-style:italic;">bed</span></em>. Walaupun perawat jaga yang ada juga kurang dibantu oleh rekan-rekan mereka di rumah sakit, malah akhirnya kami sendiri yang turun tangan. Dokter jaga saat itu langsung memeriksa Wulan dan perawat mulai menginterogasi kami bagaimana kejadian-nya. Sampai disini gue masih merasa tidak ada masalah, sampai ketika dokter jaga yang memeriksa kepala Wulan berkata, </span></span><strong><em><span style="color:#993399;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;color:#993399;font-style:italic;font-family:Georgia;">&#8220;ini luka-nya cukup mengkhawatirkan juga, perlu CT Scan&#8230;&#8221; </span></span></em></strong><strong><em></em></strong><strong><em><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;color:#000099;font-style:italic;font-family:Georgia;">&#8220;Iya dokter, mohon segera diambil tindakan aja&#8221;<span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"> , kami langsung mengiyakan. Selanjutnya, dokter bertanya ulang, </span></span><strong><em><span style="color:#993399;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;color:#993399;font-style:italic;font-family:Georgia;">&#8220;Mau langsung di CT Scan, atau di rawat dulu?&#8221;</span></span></em></strong><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Lho&#8230; mulai aneh pertanyaan-nya sih, tapi&#8230; ya sudahlah berhubung lagi panik dan khawatir keadaan Wulan, kami langsung menjawab ulang, </span></span></span></span></em></strong><strong><em></em></strong><strong><em><span style="color:#993399;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;color:#993399;font-style:italic;font-family:Georgia;">&#8220;langsung CT Scan aja dok&#8221;</span></span></em></strong><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">. Untuk tambahan informasi, dalam perjalanan menuju rumah sakit yang juga mendebarkan itu, gue menghubungi keluarga dan kerabat Wulan untuk memastikan bahwa tindakan gue tidak menyalahi dan melanggar hak-hak orang lain. Ketika gue tanya, <strong><em><span style="font-weight:bold;font-style:italic;">&#8220;mas, dokter di rumah sakit menyarankan dilakukan CT Scan, apakah diperbolehkan Wulan di CT Scan, dan bagaimana mengenai biayanya, maaf?&#8221;</span></em></strong> dan mereka bilang silahkan ambil tindakan terbaik &amp; &#8216;gak masalah dengan CT Scan&#8230; akhirnya menurut gue ya cukup wajar, ketika gue menyampaikan kehendak keluarga ke pihak rumah sakit. Yang penting gue tidak merasa melanggar hak orang lain, itu aja.</span></span><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Menit-menit berikutnya, gue mulai mondar-mandir antara UGD - Radiologi, mengisi formulir, dan &#8216;agak mengganggu perawat di ruang Radiologi yang entah sedang apa di balik tirai, sebelum akhirnya gue menerima tagihan biaya CT Scan&#8230; Rp. 600.000,-</span></span></p>
<div><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Gue agak berperang dalam batin ketika menerima tagihan itu, antara menyesal &#8216;nggak <em><span style="font-style:italic;">well prepared</span></em> pergi ke rumah sakit <em><span style="font-style:italic;">*ya begimana lagi namanya juga buru-buru yah&#8230; masih bisa bawa mobil menuju rumah sakit dan sampai dengan selamat aja &#8216;udah untung alhamdulillah*</span></em>, dan membayangkan kalau &#8216;nggak cepet dilakukan CT Scan &#8216;emang seberapa parah sih, keadaan Wulan?</span></span></div>
<div><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">Akhirnya gue berinisiatip langsung tanya ke dokter jaga di UGD, <strong><em><span style="font-weight:bold;font-style:italic;"><br />
&#8220;dokter, pasien apa harus segera di CT Scan sekarang atau &#8216;nunggu keluarga dahulu?&#8221; </span></em></strong><br />
Dokter menjawab, <strong><em><span style="color:#993399;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;color:#993399;font-style:italic;font-family:Georgia;">&#8220;sebaik-nya segera&#8221; </span></span></em></strong><span style="color:#000099;font-family:Georgia;"><span style="color:#000099;font-family:Georgia;">&#8230;<br />
Gue bilang lagi, <strong><em><span style="font-weight:bold;font-style:italic;">&#8220;kalau gitu bisa &#8216;ngga dokter, kalau pembayaran dilakukan sebagian dahulu atau setelah dilakukan CT Scan, karena uang sedang dibawa keluarga dalam perjalanan?&#8221;</span></em></strong>&#8230; </span></span><strong><em><span style="color:#993399;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;color:#993399;font-style:italic;font-family:Georgia;"><br />
&#8220;Wah itu terserah bagian radiologi, coba anda tanya ke sana, kami hanya melaksanakan CT Scan atau tidak, tapi kebijaksanaan administrasi yang menentukan ada di bagian radiologi langsung&#8221;</span></span></em></stro